Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Gonta-ganti Model Rambut Bisa Sebabkan Kebotakan

Jumat, 31 Mei 2013

HAI para pria, jangan terlalu sering gonta-ganti model rambut, karena belum tentu rambut Anda tahan dengan perubahan tersebut. Kalau satu atau dua kali dalam setahun ganti model, nggak masalah. Namun, jika tiap bulan berganti model, kasihan rambut Anda, bisa-bisa mengalami kebotakan, karena terlalu sering berganti model rambut merupakan salah satu penyebab penipisan atau kerontokan rambut yang berakhir pada kebotakan.

Apa hubungannya antara model rambut dengan proses penipisan rambut atau yang biasa disebut androgenic alopecia? Ternyata ada hubungannya. Timesofindia memberitakan, model rambut tertentu seperti model spike, dapat menarik folikel. Sedangkan model rambut yang diberi gel, dapat mempercepat terjadinya kerontokan rambut.

Selain itu, perawatan untuk model rambut tertentu yang menggunakan zat-zat kimia tertentu, pewarna, alat pengeriting rambut, dan alat pengering rambut juga dapat melemahkan dan merusak rambut sehingga mempercepat terjadinya penipisan atau kerontokan rambut.

Penipisan atau kerontokan rambut pada pria, bisa terjadi karena banyak hal. Apabila sebelumnya para pakar menyebut androgenic alopecia sebagai kondisi yang terjadi secara turun temurun, namun ternyata penyebabnya tidak hanya itu saja. Dalam kasus androgenic alopecia, gen kebotakan diwarisi anak laki-laki dari sang ibu atau keluarganya. Perhatikan rambut saudara-saudara Anda dari pihak ibu, karena itu dapat memberikan indikasi yang baik terkait masa depan rambut Anda.

Selain model rambut dan faktor genetik, faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya penipisan rambut pada pria, antara lain karena pola makan yang buruk, stress, terlalu sering keramas, aliran darah tak lancar, serta penyakit hipertiroidisme, diabetes dan lupus.

Pola makan sangat mempengaruhi kesehatan rambut, karena rambut terbuat dari protein. Pola makan yang sarat akan junk food, lemak, garam atau diet ala vegan saja, tidak dapat memenuhi asupan protein yang dibutuhkan rambut, sehingga menyebabkan kerontokan. Selain itu, kekurangan zat besi juga dapat menyebabkan kebotakan, begitu pula dengan pola makan yang ditujukan untuk menurunkan berat badan.

Stres ternyata penyebab utama lain dari kerontokan rambut pada pria. Jika Anda berada di bawah stres kronis maka hal ini akan mengacaukan sekaligus menyebabkan ketidakseimbangan pada hormon-hormon Anda, yang pada akhirnya mengakibatkan penipisan rambut.

Mencuci rambut terlalu sering, juga bisa mempercepat penipisan rambut. Kulit kepala mengandung sejumlah minyak alami yang membantu agar rambut tetap sehat. Tapi jika minyak-minyak alami ini hilang dan berganti dengan zat-zat kimiawi yang terkandung dalam sebagian besar shampoo, maka akan membuat rambut menjadi kering serta rapuh sehingga membuatnya mudah rontok.

Aliran darah yang tak lancar juga bisa berujung pada kebotakan dan penipisan rambut. Pasalnya setiap helai rambut tumbuh pada sebuah folikel yang sumber makanan utamanya berasal dari aliran darah. Jika sirkulasi darah, maka jangan heran apabila rambut gampang rontok.

Hal lain yang bisa menyebabkan penipisan rambut, adalah gangguan kesehatan hipertiroidisme, diabetes dan lupus. Ketiga penyakit ini sudah lama dikaitkan dengan kerontokan dan penipisan rambut. Ringworm alias kurap pun dapat merusak folikel rambut dan mengakibatkan penipisan rambut atau kebotakan.

Bagi para pria, hati-hati dengan rambut Anda, karena ternyata kerontokan rambut pada kaum pria lebih parah dari wanita. Kalau sebelumnya penipisan rambut mulai terjadi pada pria yang menginjak usia 40 tahun, maka saat ini mulau terjadi pada pria di usia 20 dan 30 tahun.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya