Ketiban Sial Usai Difacial
JANGAN sembarangan melakukan facial, bisa-bisa bukan wajah cantik yang diperoleh, malah wajah menjadi rusak. Bagi Anda, wanita yang mempunyai kulit sensitif, sebaiknya mencari informasi yang lengkap sebelum melakukan facial. Hal ini penting, supaya Anda mengetahui produk-produk kecantikan apa saja yang akan digunakan di wajah Anda.
Dampak buruk sehabis facial dialami oleh seorang gadis bernama Juli. Gadis berusia 28 tahun ini harus merelakan wajahnya memerah dan dipenuhi pustula, yaitu bintik-bintik kecil berisi nanah.
Diberitakan Asiaone, Jumat, 7 Juni 2013, Juli yang tinggal di Singapura ini, sedang berusaha mengatasi masalah jerawat, hiperpigmentasi, dan bintik gelap pada wajahnya yang timbul selama masa pubernya. Ingin menjaga penampilan wajahnya sekaligus ingin supaya lebih cantik, bersih, dan mulus, akhir bulan Mei lalu, Juli mencoba melakukan facial di salah satu salon kecantikan.
Usai facial, Juli tidak merasakan hal yang salah dengan wajahnya. Memang ada bintik-bintik kecil di pipi, namun dianggapnya hal biasa. Baru keesokan harinya, Juli merasa ada yang tidak beres dengan wajahnya. Pustula kecil seperti jerawat terlihat bermunculan di wajahnya dan semakin lama semakin banyak dan nyaris memenuhi wajahnya.
Pada hari ketiga, ketika kondisi wajahnya semakin memburuk, Juli akhirnya mengunjungi terapis wajah. Ternyata Juli mempunyai kulit sensitif dan tidak cocok dengan cara facial yang telah dilakukan, sehingga muncul pustula berisi nanah. Solusinya, pustule-pustula itu harus dipecahkan untuk mengeluarkan nanahnya.
Pengobatan yang dilakukan oleh terapis wajah itu bukan membuat wajahnya lebih baik, justru lebih parah. Pustula nyaris menutupi wajahnya, terutama di bagian dagu dan dahi.
Putus asa, Juli mengunjungi kembali salon tempatnya melakukan facial. Sayangnya, upaya salon untuk mengeluarkan nanah dalam pastula, tidak berhasil. Begitu juga saat Juli mengunjungi dokter kulit, kondisi wajahnya yang sudah memerah dengan “hiasan” pastula di seluruh wajah, dianggap sebagai jerawat biasa.
Barulah di dokter kulit kedua yang didatanginya, Juli mendapatkan pengobatan sesuai dengan kondisi wajahnya. Ternyata, saat melakukan facial di salon kecantikan, wajah Juli mendapat ekstrak tanaman yang membuat kulit wajahnya yang sensitive bereaksi. Menurut dokter, beberapa faktor memang dapat menyebabkan kondisi kulit seperti dialami Juli. Faktor dimaksud seperti pijat wajah, produk dan peralatan yang digunakan saat facial, serta proses pembersihan komedo dan nanah.
Saat ini Juli sedang mengikuti terapi pengobatan wajahnya. Tak hanya menghabiskan biaya, proses ini juga menghabiskan banyak waktu. Jadi, sebelum Anda melakukan facial, sebaiknya mengetahui kondisi kulit wajah Anda serta proses facial, termasuk produk kecantikan yang akan digunakan.* Ati Suprihatin - kisuta.com


