Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Nenggak Kecap, Remaja Itu Nyaris Tewas Overdosis

Rabu, 12 Juni 2013

MASA sih kecap bisa membuat orang koma? Tapi itulah kenyataannya, gara-gara mengonsumsi seliter kecap, seorang pria di Virginia, Amerika Serikat mengalami koma hingga nyaris tewas.

Remaja berusia 19 tahun yang tidak disebutkan namanya ini, diberitakan mengalami koma tiga hari akibat tubuhnya kelebihan garam yang berasal dari satu liter kecap manis yang diminumnya. Kejadian over dosis kecap ini merupakan yang pertama di dunia. Mungkin remaja pria ini tidak menyangka jika tindakannya menjawab tantangan temannya untuk meminum satu liter kecap, nyaris berujung maut.

Overdosis garam dalam jumlah sangat besar dan berhasil diselamatkan tanpa ada gangguan saraf. Menurut Dr.David J.Carlberg, dokter yang menangani pria yang overdosis kecap tersebut, meski rasanya dominan manis, namun kecap sebenarnya mengandung garam yang tinggi. Dalam satu liter kecap terkandung sekitar 0,16 kilogram garam. Pada zaman Cina kuno, overdosis garam menjadi salah satu cara untuk bunuh diri.

Nah, over dosis kecap yang dialami remaja pria asal Virginia tersebut, menyebabkannya over garam. Terlalu banyak garam dalam tubuh bisa menyebabkan hypernatremia, yaitu kondisi yang berbahaya karena menyebabkan otak kehilangan air. Jika kadar garam dalam sirkulasi darah terlalu banyak, maka air akan keluar dari jaringan tubuh dan masuk ke dalam darah melalui proses osmosis, untuk menyeimbangkan konsentrasi garam. Karena air di otak juga ikut keluar, maka organ yang sangat vital ini akan mengerut dan terjadilah perdarahan.

Carlberg menyebutkan, setelah minum satu liter kecap, remaja pria itu mengalami kejang-kejang. Beruntung teman-temannya langsung membawanya ke rumah sakit. Serelah mendapat obat antikejang, remaja ini mengalami koma.

"Ia tidak memberikan respon pada semua stimulasi yang diberikan. Ia mengalami kontraksi otot atau refleks yang meningkat. Pada dasarnya ini menunjukkan sistem sarafnya tidak bekerja baik," kata Carlberg.

Tim dokter lalu memompa garam keluar dari tubuhnya dengan cairan dan gula melalui selang yang dimasukkan ke hidung. Tindakan tersebut dilakukan selama 30 menit dan dokter berhasil memompa 6 liter air gula dari tubuh pria itu. Akhirnya kadar sodium pada tubuh pria itu kembali normal setelah 5 jam, namun tetap mengalami koma selama tiga hari.

Carlberg mengatakan, pasiennya berhasil selamat tanpa ada gangguan saraf, karena tim dokter dengan cepat menurunkan kadar sodium dari tubuhnya. Meskipun bagian otak hippocampus menunjukkan efek residu, namun sebulan setelah kejadian kondisi remaja pria ini sudah pulih dan tidak menunjukkan tanda-tanda overdosis. Fungsi otaknya dilaporkan kembali normal karena ia kembali kuliah dan mampu mengikuti ujian.

Ada-ada saja ya. Makanya, apa pun jangan berlebihan, termasuk mengonsumsi kecap, bisa-bisa nyawa melayang.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya