Hidup Sehat dengan Pola Makan Sehat
SALAH satu pola makan yang dapat membuat tubuh sehat, adalah dengan pola vegetarian. Seorang vegetarian adalah seorang yang menjalani pola makan dengan tidak mengonsumsi protein hewani. Vegetarian juga menghindari makanan yang mengandung lemak dan
kolesterol tinggi. Ada empat macam vegetarian yakni:
- Semi Vegetarian
Semi vegetarian adalah vegetarian yang masih mengkonsumsi makanan atau produk hewani, namun sebagin besarnya mengkonsumsi produk nabati seperti kacang-kacangan, buah, dan sayur.
- Laktovegetarian
Laktovegetarian adalah vegetarian masih mengkonsumsi susu dan produk susu.
- Lakto Ovo
Lakto ovo adalah vegetarian yang masih mengkonsumsi telur, susu atau produk-produk yang terbuat dari telur dan susu.
- Vegan
Vegan adalah vegetarian yang tidak mengkonsumsi produk hewani dan hanya mengkonsumsi produk nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah.
Dari keempat vegetarian tersebut, vegetarian lakto ovo merupakan pilihan yang terbaik untuk dijadikan konsep pola makan yang sehat bagi tubuh. Hal ini disebabkan vegetarian jenis ini masih mengkonsumsi produk-produk hewani yang utama dibutuhkan oleh tubuh, yakni telur dan susu. Di dalam kedua jenis makanan tersebut terdapat asam amino yang lebih lengkap dibandingkan dengan yang berasal dari nabati. Asam amino dibutuhkan untuk membentuk protein dalam tubuh, seperti pembentukan otot yang membutuhkan asam amino A, B, C, D, E, F, dan G. Jika tubuh kekurangan asam amino, maka proses pembentukan otot akan terganggu.
Selain dari kandungan alami yang sehat dalam tumbuhan, warna-warna pada makanan yang berasal dari tumbuhan juga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Warna yang dihasilkan dari tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu, yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu. Berikut khasiat warna pada sayur dan buah:
- Warna Kuning atau Orange
Warna ini berkhasiat untuk melindungi kesehatan mata dan fungsi daya ingat, yang bisa dilakukan dengan cara rutin mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran berwarna kuning atau orange. Zat ini juga mampu melindungi kulit dari risiko paparan sinar matahari. Aneka jenis jeruk juga merupakan sumber vitamin C serta antioksidan. Zat tersebut akan meningkatkan sistem imunitas tubuh, melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular, dan membangun kembali kolagen dalam kulit. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi. Buah-buahan yang berwarna kuning juga kaya akan potassium, yang bermanfaat mencegah stroke dan penyakit jantung koroner.
- Warna Putih
Kelompok buah serta sayur yang berwarna putih adalah bunga kol, kol, sawi putih, bawang putih, pisang, jamur, dan kentang. Warna putih dalam bahan pangan ini berasal dari antozantin, jenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan. Keunggulan dari kelompok putih ini adalah mampu menurunkan risiko kanker prostat, meningkatkan aktivitas kekebalan tubuh dan juga tinggi akan potassium.
- Warna Biru atau Ungu
Buah dan sayur yang berwarna biru atau ungu mempunyai fitokemikal seperti antosianin. Zat ini banyak terdapat dalam blueberry, anggur ungu, dan kismis hitam. Zat ini mengandung antioksidan yang sangat kuat. Antioksidan dalam sayur dan buah ini dapat memperlambat proses penuaan, terutama risiko penurunan daya ingat. Selain itu di dalam sayur dan buah yang berwarna ungu, terdapat juga polifenol, yang sangat baik untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung, dan meningkatkan kemampuan sel-sel otak.
- Warna Merah
Buah serta sayuran yang berwarna merah kaya akan fitonutrien likopen dan antosianin. Warna merah ini adalah pigmen warna yang alami. Likopen, banyak ditemukan pada tomat, jambu biji, atau semangka. Manfaat likopen adalah sebagai zat anti penuaan dan melindungi dari penyakit kanker. Antosianin yang berwarna merah terdapat pada stoberi, anggur merah, apel merah, dan ceri. Buah-buahan ini sangat kaya dengan antioksidan yang melindungi tubuh dari efek radikal bebas. Senyawa ini juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga agar tekanan darah tetap terkontrol. Penelitian terbaru menunjukan bahwa antosianin dalam buah ceri mengandung antiinflamasi yang berfungsi untuk meredakan sakit pada penderita asam urat atau peradangan rematik.
- Warna Hijau
Warna hijau dalam sayuran dan buah berasal dari pigmen klorofil. Sedangakan warna gelapnya berasal dari zat lutein dan zeaxanthin yang merupakan dua karotenoid yang ditemukan pada kacang polong warna kuning, bayam, dan sayuran hijau gelap lainnya. Kedua senyawa ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko katarak. Selain itu zat ini juga kaya akan serat dan sumber potassium, magnesium, dan folat. Zat-zat tersebut sangat baik dikonsumsi dalam proses persiapan kehamilan.
Selain makanan, pola tidur yang sehat juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Tubuh merupakan mesin yang istimewa. Tubuh memiliki mekanisme biokimia yang sangat kompleks. Tubuh juga memiliki pengatur waktu otomatis yang dapat menentukan waktu untuk tubuh merasa lelah, istirahat, bahkan waktu untuk tidur. Tubuh juga memiliki metabolisme yang bekerja secara optimal. Untuk dapat mencapai metabolisme optimal dapat dilakukan dengan cara tidur yang sehat. Cara tidur yang sehat adalah sebagai berikut:
- Tidur dan bangun harus tepat pada waktunya, karena pengeluaran adrenalin pada tubuh senantiasa terjadi pada waktu yang sama, sehingga akan bangun dengan lebih segar.
- Menciptakan suasana tidur yang nyaman, dengan menjaga cahaya, kelembaban, suhu, dan udara pada kamar tidur.
- Melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti berdoa, atau membayangkan hal-hal yang indah.
- Hindari memikirkan pekerjaan dan masalah-masalah berat, karena hal ini dapat terbawa pada alam bawah sadar sehingga tubuh gagal memasuki fase deep sleep. Hal ini bisa mengakibatkan tubuh tidak optimal, meskipun tidur yang dilakukan cukup lama.
- Hindari tidur dalam keadaan lapar atau kekenyangan, karena akan mengganggu kesehatan.
- Tidur harus telentang untuk menghindari gravitasi bumi yang baik untuk kesehatan kulit.* Neneng Mutiara Maulida - kisuta.com
(Penulis adalah Mahasiswa Prodi PKK 2011, FPTK – Universitas Pendidikan Indonesia. Tulisan ini telah dimuat di "Opini UPI".)


