Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Ingin Menghabiskan Sisa Hidup di Penjara, Kakek Itu Merampok Bank

Senin, 1 Juli 2013

BAGI banyak orang, penjara merupakan tempat mengerikan. Tak heran banyak orang yang menghindari menjadi penghuninya, walaupun untuk tinggal di tempat ini tidak dipungut bayaran alias gratis.

Namun, bagi Walter Unbehaun, penjara alias hotel prodeo menjadi “tempat tinggal” yang menyenangkan dan layak sebagai tempat untuk menghabiskan sisa usianya. Kok bisa ya?

Begini ceritanya, Unbehaun menghabiskan masa mudanya di sel penjara. Pria yang saat ini berusia 73 tahun itu, mendekam di penjara selama kurun waktu 1998 sampai 2011.

Entah merasa betah dengan kehidupan penjara yang tertutup dari dunia luar, pria tua ini memutuskan untuk kembali mendekam di penjara hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Untuk mewujudkan cita-citanya menghabiskan sisa usianya di penjara, pria berambut kelabu itu nekat melakukan aksi perampokan.

Seperti diberitakan Guardian, Unbehaun mendatangi salah satu bank yang ada di Chicago, Amerika Serikat, Februari 2013. Tak seperti layaknya seorang perampok, Unbehaun sama sekali tidak menggunakan penutup muka atau apapun untuk menyembunyikan identitasnya. Bahkan dengan santai, dihampirinya kasir bank. Setelah menyingkapkan mantelnya, Umbehaun mengacungkan revolver perak kepada kasir.

Semua dilakukannya dengan santai dan tanpa rasa khawatir aksinya akan diketahui orang dan dirinya akan ditangkap polisi. Sepertinya, pria tua ini justru sengaja ingin supaya aksinya terekam oleh kamera pengintai yang ada di bank tersebut.

Memang benar, gerak-gerik Unbehaun tertangkap kamera pengintai dan tanpa susah payah polisi berhasil mengidentifikasinya. Unbehaun ditangkap di depan motelnya dan tanpa perlawanan menyerahkan diri kepada polisi.

"Dia (Unbehaun) ingin melakukan sesuatu yang akan bisa menjamin, dirinya akan menghabiskan waktunya di penjara," ujar agen Biro Investigasi Federal (FBI) Chad Piontek.

Pengacara Unbehaun sedang menjalani pengadilan di Chicago dan pengacaranya masih menolak berkomentar mengenai kliennya.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya