Warga Italia Terkesima Sajian Budaya Indonesia
KOTA Parma tiba-tiba bernuansa Indonesia. Akhir Juni lalu, kota yang letaknya di Italia utara dan dikenal sebagai penghasil keju parmessan ini, menggelar kesenian Indonesia yang bertajuk "Viaggio in Indonesia" (Perjalanan di Indonesia). Dimeriahkan dengan berbagai tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Selain pagelaran kesenian, dilengkapi juga sajian makanan khas Indonesia.
Adalah "Rela Hati", organisasi sosial komunitas warga Indonesia di Parma, yang berinisiatif menyuguhkan budaya Indonesia itu. Seperti rilis yang diterima kisuta.com, ketika grup kesenian dari SMP Bakti Mulya 400 Jakarta yang berjumlah 31 penari remaja putri hadir di Italia dalam rangka Festival International Youth di Ferierre Itali, kesempatan itu dimanfaatkan oleh Rela Hati untuk memperkenalkan budaya Indonesia di Parma.
Penampilan grup kesenian yang membawakan berbagai tarian dari berbagai daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan dan Bali itu, berhasil memperoleh sambutan meriah dan decak kagum dari masyarakat Parma. Begitu juga penampilan spontan vocal grup warga Indonesia di Italia yang dipimpin langsung Duta Besar Indonesia untuk Italia, August Parengkuan yang membawakan lagu-lagu nasional Indonesia, juga mendapat sambutan meriah.
Selain pagelaran kesenian, Rela Hati juga menyuguhkan sajian makanan khas Indonesia, seperti rendang, sate, nasi kuning, resoles dan berbagai penganan yang dibuat oleh masyarakat Indonesia yang berdomisili di Italia. Suguhan tersebut mendapatkan apresiasi dan sambutan hangat dari warga Parma.
Ketua Asosiasi Rela Hati, Ina Wahyuningsih Hardjosantoso mengatakan, sambutan tersebut sangat di luar dugaan sebab Parma dikenal sebagai pusat makanan sedap di Italia. "Adanya respon positif memberikan harapan bahwa warga Italia juga menyukai makanan khas Indonesia," katanya.
Presiden Circolo Rapid, Giuseppe Leporati, seorang pengusaha restoran dan gedung pertemuan di Parma yang mendukung kegiatan ini menyatakan sangat puas dan terkesan pada sajian budaya Indonesia. Dia berjanji, siap mendukung kegiatan masyarakat Indonesia di Parma jika ingin kembali menyelenggarakan acara serupa.
Organisasi sosial Rela Hati adalah organisasi sosial kemanusiaan yang didirikan pada tanggal 18 april 2011 oleh warga Indonesia di Parma. Kegiatan Rela Hati antara lain dengan mempromosikan pesta cultural dan penjualan produk buatan Indonesia, serta membuka sanggar tari dan musik tradisional Indonesia di Parma. Saat ini asosiasi Rela Hati Beranggotakan 9 orang yang terdiri dari 4 orang Indonesia dan 5 orang Italia.* das - kisuta.com


