Selasa, 2 Juni 2026
Artikel Opini
Opini

Jangan Menyerah untuk Sedekah

Jumat, 26 Juli 2013

APA sih sedekah itu? Secara sederhana, sedekah adalah kegiatan memberikan sebagian harta kita di jalan Allah dangan hati yang ikhlas dan tanpa mengharapkan imbalan. Sedekah dianjurkan bagi semua orang, bukan hanya umat Islam tapi semua umat manusia, karena melalui sedekah kita telah menolong orang lain yang membutuhkan.

Kenapa harus sedekah? Alasan kenapa kita harus sedekah adalah karena di dalam sedekah banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang bisa kita ambil, seperti menolong sesama, tenggang rasa, saling membantu, belajar bersyukur, berbagi, shilaturahmi dan banyak lagi. Seseorang akan lebih mengerti arti kehidupan dan arti bersyukur saat ia melihat ke bawah, ia akan sadar betapa sulitnya orang lain mencari nafkah hanya demi sesuap nasi, dan hidup dengan keadaan pas-pasan. Berbeda dengan orang yang selalu melihat ke atas, ia akan jauh dari bersyukur dan hidupnya selalu dihantui dengan rasa iri dan dengki pada orang lain yang memiliki harta lebih banyak darinya. Ibaratkan saat kita berjalan, ketika kita terus melihat ke atas, kita tidak tahu apa yang sedang kita injak, sehingga apabila kita lalai menjalaninya kita pun akan terjatuh.

Kapan harus sedekah? Sedekah itu bisa dilakukan kapan saja, tidak perlu harus menunggu kita mendapatkan rezeki lebih atau menunggu uang jajan turun, saat kita punya kesempatan maka bersedekahlah, toh sedekah tidak akan membuat kita menjadi miskin, yang ada malah kita mendapat pahala karena telah menolong sesama. Allah pasti akan membalas kita dengan pahala dan rezeki yang lebih banyak. Katakanlah saat keadaan uang kita sudah terbatas dan kita melihat ada orang yang meminta-minta, apakah kita akan tetap bersedekah? sebagian mungkin akan menjawab “ya” dan kebanyakan akan menjawab “tidak”.

Yang menjawab “tidak” mungkin karena mereka lebih memikirkan diri mereka sendiri, takut tidak bisa makan, jajan, beli pulsa dan lain-lain. Padahal jika kita menyadari, uang yang kita berikan itu walaupun tak seberapa untuk kita, tapi bagi mereka itu begitu berharga dan uang yang telah kita berikan pasti akan kembali bahkan dengan nilai yang lebih besar.

Tapi jangan salah, saat kita bersedekah kita tidak boleh disertai rasa riya, karea riya itu bagaikan api yang membakar kayu bakar. Jika disertai riya maka sia-sialah usaha kita memperoleh kayu bakar, toh pada akhirnya tidak sengaja kita melalap kayu tersebut ke dalam api. Sebaiknya saat kita bersedekah lakukanlah dengan ikhlas, dan jangan dipikirkan terus atau diceritakan pada orang lain dengan tujuan agar mendapatkan pujian. Nanti pahala yang sudah susah payah kita dapatkan akan berkurang lagi. Tetapi jika tanpa sengaja kita terlihat orang lain dan orang lain memuji kita, maka anggap saja itu bonus dari Allah, karena tanpa kita minta kita telah mendapatkan penilaian yang baik dari orang lain.

Kalau jajan bisa, sedekah juga harus bisa. Di zaman yang serba modern ini, banyak sekali anak muda yang hobinya adalah belanja, makan di restoran, hura hura dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak uang yang telah mereka keluarkan untuk senang-senang itu, apakah mereka terpikir untuk menyisihkan sebagiannya untuk sedekah? Bisa “ya” bisa juga “tidak”. Sesungguhnya Islam melarang kita untuk melakukan pemborosan, mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak perlu juga merupakan pemborosan. Terkadang ada saja anak-anak muda yang naik kendaraan membawa tas belanjaan dari mall, tapi saat ada pengemis meminta sedekah, mereka seolah tidak melihat dan tidak menghiraukan pengemis tersebut. Sebenarnya kenapa? Kenapa belanja yang mengabiskan uang banyak bisa, tetapi sedekah tidak bisa? bukan berarti belanja itu dilarang, tapi seharusnya diimbangi dengan sedekah, agar kebahagiaan yang kita rasakan ikut dirasakan pula oleh orang lain. Jadi, kalau jajan bisa, sedekah juga harus bisa.

Zaman sekarang juga banyak sekali orang yang memanfaatkan kebaikan orang lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Di antaranya adalah dengan pura-pura mengemis, dan ada juga praktek yang menyewakan anak kecil atau bayi untuk dibawa mengemis agar orang-orang merasa kasihan pada pengemis itu. Tidak usah merasa takut ditipu, karena jika kita ikhlas Allah tetap akan memberikan ganjaran kepada kita karena telah berbuat baik. Yang terpenting adalah kita ikhlas melakukannya.

Jangan menyerah untuk sedekah. Walaupun tidak memiliki banyak kesempatan misalnya terlalu sibuk bekerja atau kuliah, jangan melewatkan kesempatan kita untuk melakukan sedekah. Sekarang sudah ada lembaga yang akan menjemput sedekah kita, ada juga yag bisa bersedekah melalui bank dan oleh lembaga itu nanti akan dikontribusikan kepada kalangan yang tidak mampu, sehingga kita tidak perlu kesulitan untuk memberikan sedekah kita. Dalam keadaan sempit pun bersedekahlah, tidak ada kerugian pada orang yang bersedekah dengan ikhlas.

Setelah tahu kenapa kita harus bersedekah dan hikmah yang terkandung di dalamnya, sekarang kita tidak perlu ragu atau menunda-nunda lagi untuk bersedekah, tidak perlu takut tidak perlu gengsi, yang harus kita lakukan tinggal membulatkan dan mengikhlaskan hati, jangan banyak menunda, dan mulailah sekarang juga.* Fitriani Sondari - kisuta.com

(Penulis adalah Mahasiswa Prodi International Program on Science Education FP MIPA –Universitas Pendidikan Indonesia. Tulisan sudah dimuat di Opini UPI)


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya