Suara Angklung Membahana di Negeri Tirai Bambu, Memecahkan Rekor Dunia
SUARA angklung membahana di “Negeri Tirai Bambu” Cina hingga berhasil memecahkan Guiness Book of Record Dunia. Stadion Buruh Beijing, Cina, Minggu, akhir bulan lalu, menjadi saksi alat musik tradisional dari Indonesia ini memukau publik dunia dengan keunikan bentuk dan suaranya.
Sebanyak 5.393 orang secara serentak memainkan angklung dalam konser akbar yang digagas Kedutaan Besar RI di Beijing bersama Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT). Orkestra angklung yang dipimpin Daeng Udjo, memainkan beberapa lagu seperti “Manuk Dadali”, lagu berbahasa Mandarin “Yueliang Daibiao Wo De Xin” dan lagu “We Are The World”.
Para pemain angklung berasal dari para pelajar, wakil sejumlah perusahaan Cina seperti ZTE, para peserta didik Universitas Pertahanan Cina, dan warga Tionghoa-Indonesia yang menetap di Cina, serta komponen masyarakat lain.
Konser diwarnai pemutaran film sejarah angklung dan ucapan "I Love Angklung" dalam sepuluh bahasa berbeda di layar LED di lokasi konser. Ditampilkan pula angklung digital, angklung tradisi dari Restoran " Made in Indonesia - Sansico ".
Duta Besar RI untuk Cina merangkap Mongolia, Imron Cotan mengatakan bahwa konser angklung tersebut, selain untuk memperkenalkan salah satu kebudayaan Indonesia, juga untuk makin mempererat hubungan masyarakat Indonesia-Cina.
"Kami ingin menunjukkan salah satu kebudayaan tradisional Indonesia, melalui konser angklung ini sekaligus berbagi dan mempererat hubungan masyarakat kedua bangsa, yang merupakan mandat dari Kemitraan Strategis Indonesia-Cina yang ditandatangani pada 2005," ujarnya.* Ati Suprihatin - kisuta.com


