Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Gameshow Televisi Paling Heboh: Berhadiah Bayi!

Rabu, 31 Juli 2013

MESKIPUN tujuannya baik, membantu bayi-bayi baru lahir yang ditinggalkan orangtuanya untuk mendapatkan orangtua asuh, namun caranya telah mengundang kecaman. Gara-gara memberikan hadiah berupa bayi telantar kepada pemenang acara The Price is Right, saluran televisi Geo News di Pakistan banjir kritik dan kecaman dari berbagai kalangan karena membiarkan acara berhadiah manusia.

Sebelumnya, acara gameshow ini memberikan hadiah seperti umumnya acara gameshow, seperti laptop dan barang-barang elektronik lainnya. Diberitakan Miror, 30 Juli 2013, sudah dua kali acara ini menawarkan bayi sebagai hadiah kepada pemenangnya. Pemandu acara tersebut, Aamir Liaquat Hussain memperlihatkan bayi perempuan kepada penonton, sambil mengatakan bahwa bayi tersebut ditemukan di tumpukan sampah. Hadiah tersebut kemudian diserahkan kepada pasangan Riaz-ud-din dan istrinya yang sudah 14 tahun berjuang mendapatkan keturunan.

Bayi-bayi yang dihadirkan dalam acara itu berasal dari Chhipa Welfare Association, sebuah badan amal yang menyelamatkan bayi yang ditelantarkan orangtuanya. Menurut pengurus badan amal ini, lembaganya memelihara banyak bayi yang ditelantarkan orangtuanya di tempat sampah atau tempat-tempat lainnya yang tidak manusiawi.

Kehidupan sebagian besar rakyat Pakistan yang berada di bawah garis kemiskinan, membuat banyak orangtua yang menelantarkan bayi-bayinya karena tak kuat untuk memeliharanya. Selain itu, bayi-bayi yang dibuang itu berasal dari kelahiran di luar nikah dan perzinahan. Hukuman bagi pelaku perzinahan di negara ini adalah, hukuman mati.

Setiap bulannya, ditemukan ratusan bayi yang dibuang orangtuanya. Hal ini yang mendorong Geo News memberikan hadiah bayi sebagai upaya untuk menolong bayi-bayi tersebut mendapatkan orangtua yang mengasuh dan menyayanginya. Niat baik saluran televisi ini justru dianggap tidak manusiawi, sehingga mengundang kritik dan kecaman.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya