Wisata Religi Romantis di Keelokan Danau Kota
JEJERAN pohon peneduh yang rimbun dan berderet di pinggir Situ Gede tampak begitu anggun. Daun-daunnya yang bergoyang-goyang ditiup angin, seolah sedang mempersilakan para pengunjung untuk segera menikmati keelokan Situ Gede. Goyangannya yang gemulai begitu menggoda.

Semilir angin danau yang basah dan sejuk langsung menerpa tubuh. Belaiannya yang menyegarkan, mampu menghilangkan rasa letih yang menyergap tubuh. Peluh yang membasahi tubuh lenyap seketika. Tubuh pun bugar kembali.
Ditemani kelapa muda yang dicampur gula merah dan es batu, menikmati romantisme alam Situ Gede jadi begitu sangat terasa. Memang elok alam Situ Gede Tasikmalaya.
Danau Kota
Situ Gede yang tepatnya berada di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya ini, letaknya sangat strategis. Yaitu, sekitar lima kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya. Dan, sangat mudah dijangkau kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Jalannya pun bagus beraspal.
Situ Gede, begitu masyarakat setempat menamai danau yang menjadi objek wisata alam satu-satunya di Kota Tasikmalaya ini. Luas danau kota ini sekitar 50 hektare dan kedalamannya antara 1,5 hingga 7 meter.
Alam Situ Gede --meskipun telah menjadi objek wisata-- keasriannya masih sangat terjaga. Di sekitar Situ Gede saja, masih banyak dan mudah ditemui tanaman tropis yang tumbuh subur dan lebat. Selain alamnya, Situ Gede pun masih menjadi ladang untuk mencari nafkah bagi masyarakat sekitar. Makanya, setiap hari, para pemancing dan penjala ikan banyak terlihat mencari peruntungan di Situ Gede ini.
Kehadiran para pemancing dan penjala ikan yang setiap hari mengadu nasib di danau kota ini, menjadi penghias keindahan alam Situ Gede. Apalagi jika menjelang siang dan menjelang sore, romantisme alam Situ Gede begitu terasa. Manusia dan alam begitu terlihat akrab. Paradiso Situ Gede.
Di Situ Gede ini, selain bisa berwisata alam dan kuliner, pengunjung pun bisa menjajal wisata religi. Yaitu ziarah ke makam Eyang Prabudilaya, tokoh penguasa yang melegenda di tanah Tasikmalaya.
Apa yang menjadi kelebihan dan daya tarik dari Makam Eyang Prabudilaya ini? Makamnya yang berada di nusa di tengah-tengah Situ Gede. Luas nusanya sekitar satu hektare, yang masih ditumbuhi tumbuhan tropis yang lebat.
Kekhasan lainnya, untuk bisa berziarah ke makam Eyang Prabudilaya ini, pengunjung harus menggunakan jasa sewaan rakit, yang banyak disewakan di sekitar Situ Gede. Tarifnya lumayan terjangkau. Nah, ketika berlayar dengan rakit ini, yang menjadi sensasi wisata religinya. Mengayuh rakit sambil menikmati keindahan alam Situ Gede. Selama berlayar mata Anda akan dimanjakan oleh pemandangan alam Situ Gede yang eksotis.
Kuliner yang khas
Jika Anda sudah puas menjajal keelokan alam Situ Gede. Dan, perut sudah berontak ingin diisi. Mampirlah ke warung-warung makanan dan minuman yang mudah ditemui di sekitar Situ Gede. Tinggal pilih sesuka selera. Mau icip-icip ikan bakar khas Situ Gede atau menu makanan lainnya.
Menu ikannya lumayan bervariasi. Tapi kebanyakan, warung-warung nasi di Situ Gede ini menyediakan jenis ikan mas dan bawal. Biasanya, menunya nasi putih, ikan bakar/goreng, sambel kecap, tahu/tempe goreng, lalaban, dan kerupuk aci. Menu ini sangat pas jika disantap siang hari. Dijamin ngalimed.
Nah, jika Anda bosan bersantap di dalam warung, cobalah bersantap di pinggir Situ Gede di bawah pohon rindang. Biasanya, pemilik warung suka menyediakan tikar untuk para pengunjung yang ingin bersantap lesehan. Karena lebih alami, makan-makan jadi semakin nikmat. So pasti menambah.
Setelah puas menyantap menu ikan. Sebagai pencuci mulutnya. Cobalah jajal kelapa muda (dewegan) yang dicampur sirup gula merah dan es batu. Langsung sruuup, kesegaran dewegan akan terasa hingga ke kerongkongan. Sensasi yang luar biasa.
Masalah harga, jangan khawatir. Semua makanan dan minuman yang ditawarkan warung-warung di sekitar Situ Gede, lumayan ramah di dompet. Insya Allah, tak akan sampai menguras kocek Anda.
Pesona Situ Gede bisa dikatakan luar biasa. Keindahannya tak kalah elok dibandingkan dengan objek wisata sejenis lainnya. Alamnya masih tampak asri. Padahal, lokasi Situ Gede ini hanya sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya. Alam Situ Gede masih sangat terjaga dengan baik.
Keasrian alam Situ Gede memang harus tetap dipertahankan, tapi sebagai objek wisata alam, Situ Gede masih membutuhkan sentuhan-sentuhan tangan-tangan kreatif yang profesional. Terutama untuk beberapa titik wisata yang masih terkesan kumuh. Sebab, jika dikelola profesional, Situ Gede bukan mustahil akan menjelma menjadi spot wisata alam yang bisa diandalkan. Mungkin akan melegenda seperti Eyang Prabudilaya, yang jasadnya bersemayam di nusa Situ Gede. Mungkin? Apa sih yang tak mungkin...?* Syamsul Bachri - kisuta.com


