Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Facebook "Mengurangi" Kebahagiaan

Selasa, 20 Agustus 2013

HATI-HATI jika Anda termasuk orang yang rela menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer untuk mencari kesenangan dengan ber-Facebook ria. Ternyata, cara Anda ini tidak ampuh untuk mendapatkan kesenangan itu.
Kantor berita AFP baru-baru ini melansir hasil penelitian terbaru dari University of Michigan, Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Facebook tidak akan menjamin kebahagiaan Anda. Semakin orang sering ber-Facebook, maka semakin sedikit kebahagiaan yang mereka rasakan.

Ethan Kross, pemimpin studi tersebut mengatakan, Facebook memang menjadi media yang dapat memenuhi kebutuhan manusia akan koneksi sosial. “Namun bukannya memberikan kesenangan, Facebook malah memberikan sebaliknya, membuat suasana hati semakin buruk,” ujar Ethan yang juga psikolog social di University of Michigan.

Kesimpulan Ethan tersebut dari hasil penelitian terhadap 82 orang dewasa yang memiliki akun Facebook dan aktif menggunakannya. Untuk mengukur kesubjektifan responden, para peneliti mengirimkan pesan ke akun Facebook mereka lima kali sehari selama dua minggu. Selama studi berlangsung, para peneliti memonitor responden dengan menanyakan apa yang mereka rasakan, cemas atau kesepian, dan seberapa sering berinteraksi secara langsung dengan orang.

"Semakin orang sering menggunakan Facebook, mereka semakin merasa tidak bahagia saat kami mengirimkan pesan. Semakin mereka menggunakan Facebook selama dua minggu, tingkat kepuasaan hidup mereka menurun," kata Ethan.

Ia menegaskan, penelitian ini hanya sebatas untuk pengguna Facebook saja. Ethan tidak bisa memastikan jika efek yang sama berlaku pada pengguna jejaring sosial lain. Perlu ada penelitian lagi, apakah penemuan ini berlaku untuk jejaring sosial lainnya.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya