Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Bombardir Informasi Sebabkan Orang Gampang Lupa

Sabtu, 24 Agustus 2013

JANGAN bangga menjadi masyarakat modern, karena ternyata masyarakat modern rawan terkena penyanyik gampang lupa. Baru-baru ini tim peneliti dari CPS Research yang berbasis di Glasgow, Skotlandia merilis temuan mereka tentang sejenis gangguan ingatan baru yang mempengaruhi orang-orang modern yang sibuk. Gangguan ini disebut dengan Subjective Cognitive Impairment (SCI) yang diakibatkan Busy Lifestyle Syndrome (BLS).

 

Sindrom ini disebabkan oleh kehidupan yang serba hectic atau super sibuk. Selain itu, bombardir informasi yang berlebihan (information overload) seperti dari ponsel, Blackberry, TV, radio, dan internet. Jubir CPS Research, Angela Scott-Henderson mengatakan, ada berbagai gejala yang dapat dikaitkan dengan gangguan ini, termasuk turunnya rentang perhatian (attention span) dan tingkat konsentrasi yang paling sering ditemukan pada generasi muda.

"Sifat lupa merupakan pertanda seseorang bertambah tua, tetapi bukti yang bersifat anekdot menyatakan kondisi ini juga menyerang kaum muda sebagai dampak kesibukan dalam bekerja dan hidup dengan membanjirnya informasi dari beragam saluran media yang kita ikuti setiap hari," ucap Dr. Alan Wade, peneliti dari CPS Research.

Alan Wade mengungkapkan, penelitian mereka tidak terlalu rumit, seperti melakukan penelitian terhadap hilangnya daya ingat yang dihubungkan dengan kasus demensia dini. Penelitian mereka, lanjutnya, sangat sederhana dengan meneliti hal-hal kecil seperti kehilangan kunci, lupa nama seseorang yang baru dikenal beberapa jam lalu, lupa menempatkan gelas, dan lupa tempat parker mobil.

Faktanya, melupakan hal-hal kecil seperti itu dianggap normal-normal saja. Kondisi semacam itu dianggap bukan berarti ada yang salah dengan otak orang yang bersangkutan. Padahal kondisi ini akan semakin parah apabila seseorang semakin sering memanfaatkan ponsel, email, TV, dan fasilitas informasi lainnya.

Stres, rasa duka yang mendalam dan kurang tidur juga dapat mempengaruhi daya ingat, begitu juga dengan mencoba melakukan berbagai hal sekaligus atau dalam satu waktu.

Saat ini para ahli CPS terus melakukan riset untuk mencari cara mengobati kondisi yang sering dialami masyarakat modern, yakni gampang lupa.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya