Arkeolog Temukan Cincin Pembunuh Berusia 600 Tahun
TIM arkeolog Bulgaria telah menemukan cincin beracun yang terawat baik, yang digunakan untuk menetesi minuman dengan racun yang mematikan.

Perhiasan abad ke-14 ini ditemukan di situs benteng abad pertengahan di Cape Kaliakra dekat dengan kota Kavarna di pantai Laut Hitam Bulgaria.
Menurut para arkeolog, cincin ini diduga milik seorang bangsawan yang bernama Doborititsa. Dilaporkan Live Science, kala itu ia kerap menggunakannya untuk membunuh para politikus.
Ini adalah cincin pertama dari jenisnya yang ditemukan di Bulgaria, menurut wakil direktur Institut Arkeologi dan Museum Nasional di Sofia, Boni Petrunova.
Dia mengatakan kepada media setempat "Sofia Globe", bahwa cincin yang terbuat dari perunggu ini memiliki kotak kecil di bawahnya.
"Saya tidak punya keraguan bahwa lubang yang ada memiliki kegunaan dan cincin itu dikenakan di tangan kanan, lubang itu dibuat sedemikian rupa sehingga dapat ditutupi oleh jari tangan, sehingga racun dapat dijatuhkan pada saat itu juga," kata Dr. Petrunova.
Dia percaya cincin itu adalah bukti bahwa racun yang digunakan dalam pembunuhan bermotif politik Abad Pertengahan di Bulgaria.* das - kisuta.com


