Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte

10% Orang Belanda Mempunyai Garis Keturunan Indonesia

Sabtu, 31 Agustus 2013

ADA yang menarik dari sambutan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte saat menghadiri resepsi peringatan HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Wisma Duta, Wassenar, Belanda, 22 Agustus 2013. Dalam sambutannya, Rutte mengatakan bahwa satu dari 10 orang Belanda berasal dari Indonesia. Bahkan, orangtua sang Perdana Menteri pun merupakan orang Indonesia yang hijrah ke Belanda setelah kedatangan Jepang.

Pernyataan Rutte tentunya sangat mengejutkan bagi orang Indonesia, karena ternyata ikatan kekeluargaan dengan orang Belanda sebegitu erat. Memang banyak orang Indonesia yang tinggal dan kemudian menjadi warga Negara Belanda, terutama para pelarian RMS. Namun, tidak terpikirkan jika jumlahnya sebanyak yang disebutkan oleh PM Mark Rutte, “Satu dari 10 orang Belanda berasal dari Indonesia”. Itu berarti, secara statistik jumlah orang Belanda yang memiliki akar budaya dan garis keturunan Indonesia sekitar 1,68 juta jiwa dari total jumlah penduduk Belanda saat ini yang mencapai 16,8 juta jiwa. Wow.

Rutte yang berencana mengunjungi Indonesia pada bulan November 2013 mendatang, mengatakan bahwa hubungan Indonesia dan Belanda mempunyai keterikatan yang kuat. "Sebanyak 10% orang Belanda memiliki asal-usul Indonesia, termasuk orangtua saya. Meskipun belum pernah ke Indonesia, tapi sejak kecil saya juga telah tertarik pada Indonesia," ujar Rutte.

Rutte mengungkapkan, orangtuanya sering menceritakan kisah-kisah ketika mereka berada di Indonesia. Selain tentang masa-masa kedatangan Jepang, mereka pun menceritakan tentang nasi goreng dan makanan khas Indonesia lainnya. Soal nasi goreng, Rutt mengatakan, ibunya selalu menyediakan nasi goreng setiap akhir pecan, sehingga nasi goreng itu menjadi masakan kesukaannya.

Saking senangnya dengan kuliner Indonesia. Rutte kecil menjadikan Restoran Soeboer yang ada di Belanda, sebagai favoritnya. Sampai sekarang, Rutte masih sering menyantap makanan Indonesia yang dipesannya di restoran dekat kantornya di Het Torentje, Binnenhof.

Menurut Rutte, tradisi keluarganya tak lepas dari budaya Indonesia dan itu mempengaruhi pilihan seleranya hingga sekarang.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya