Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Penggunaan Headset, Earphone, dan Headphone Berlebih Bisa Sebabkan Tuli

Minggu, 1 September 2013

SAAT ini, menjadi hal yang lazim melihat orang menggunakan headset, earphone, atau headphone saat menelpon atau mendengarkan musik. Kelihatannya mengasyikan dan tanpa masalah. Namun sesungguhnya, ancaman menjadi tuli menghantui mereka yang mempunyai kebiasaan tersebut.


Mungkin sudah saatnya Anda mengumpulkan informasi yang tepat, supaya kebiasaan menggunakan headset, earphone maupun headphone tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Risiko menggunakan alat-alat tersebut saat menelpon tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan mendengarkan musik. Sebagai informasi bagi Anda, salah satu penelitian yang dilakukan di Universitas Leicester, Inggris menyebutkan bahwa headset, earphone atau headphone pada pemutar musik pribadi dapat mencapai tingkat kebisingan yang sama dengan mesin jet. Akibatnya dapat merusak lapisan sel-sel saraf hingga telinga tidak bisa berfungsi dengan normal yang menyebabkan tuli.

Dr. Martine Hamann dari Departemen Fisiologi dan Farmakologi Universitas Leicester mengatakan, penelitian yang dilakukan memungkinkan untuk memahami jalur dari paparan suara keras terhadap gangguan pendengaran. Dari hasil penelitian diketahui, suara keras dari 110 desibel menimbulkan masalah pendengaran, seperti tuli sementara dan tinnitus atau telinga berdenging.

Dalam laporan penelitiannya yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, Hamann menjelaskan, sel saraf yang membawa sinyal listrik dari telinga ke otak memiliki lapisan yang disebut selubung myelin, yang membantu perjalanan sinyal listrik di sepanjang sel. Paparan suara keras, misalnya kebisingan lebih dari 110 desibel, dapat mengupas lapisan sel-sel ini. Akibatnya, mengganggu sinyal listrik sehingga saraf tidak bisa lagi secara efisien mengirimkan informasi dari telinga ke otak.

Memang lapisan yang mengelilingi sel-sel saraf dapat diperbaiki dengan membiarkan sel-sel berfungsi lagi seperti biasa, sehingga kehilangan pendengaran dapat bersifat sementara. Namun sebaiknya, hindari penggunaan headset, earphone, dan headphone berlebihan.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya