Mahalnya Sepatu Berhiaskan Bangkai Binatang
SEPATU dari kulit binatang sudah biasa. Begitu juga dengan sepatu bertabur kristal bahkan permata, tak lagi luar biasa. Bagaimana kalau sepatu berhiaskan burung mati yang diawetkan? Nah ini baru menarik, karena belum ada seniman maupun pembuat sepatu yang melakukannya.
Seorang perancang sepatu asal Miami, Amerika Serikat berhasil merancang sepatu unik menggunakan bangkai burung yang sudah diawetkan. Divya Anatharaman, perempuan lulusan Pratt Institute, New York jurusan Fashion ini mencoba menggabungkan fesyen dengan seni mengolah dan mengawetkan binatang atau taksidermi menjadi karya unik sekaligus memiliki nilai jual.
Meskipun terbuat dari bangkai burung, namun sepatu buatan Divya merupakan sepatu yang bisa digunakan sehari-hari. Sepatu yang menggunakan binatang-binatang mati sebagai ornamennnya itu, terlihat sangat simple namun tetap elegan.
Kepada Daily Mail, Divya mengatakan, karyanya menjadi terkenal setelah mengikuti kontes “24 Hour Catwalk” di Lifetime Television. Sepatu taksidermi-nya telah memenangkan kontes berhadiah US$ 10 ribu. Uang hadiah yang diperolehnya, dijadikan sebagai modal untuk memproduksi sepatu-sepatu sejenis dengan menggunakan label "Fashion Taksidermi".
Untuk sepatu taksidermi ini, Divya memasang harga antara US$ 2.500-3.000 atau antara Rp 25 juta sampai Rp 30 juta. Tak hanya sepatu, Divya juga menggunakan binatang-binatang yang sudah diawetkan menjadi hiasan rumah.
Divya mengungkapkan, ketertarikannya kepada taksidermi sudah ada sejak dirinya kecil. Saat itu, Divya menemukan cicak mati di rumahnya. Bangkai cicak itu disimpannya di dalam boks sampai kemudian dibuang orangtuanya.

“Sejak saat itu, saya terobesi untuk mencari cara bagaimana supaya bisa melestarikan sesuatu dalam waktu lama,” kata Divya yang mengaku, semua binatang mati yang digunakannya, diperlakukan secara etis dan dibersihkan.* Ati - kisuta.com


