Makanan Berjamur Masih Bisa Dikonsumsi
LUPA menyimpan makanan di kulkas? Pasti Anda pernah, bahkan mungkin sering melakukannya. Tiba-tiba Anda menemukan di kulkas sejumlah makanan yang sudah lama disimpan, seperti buah-buahan dan sayuran.
Khawatir berbahaya, Anda pasti membuangnya. Sesungguhnya, Anda masih bisa mengolah bahan makanan yang sudah tersimpan lama di kulkas dan dalam kondisi berjamur. Memang tidak semua makanan berjamur bisa diolah.
Menurut USDA (United States Departement of Agriculture) beberapa jamur pada makanan menghasilkan zat beracun ketika mulai mengembang. Misalnya, mikotoksin dapat tumbuh pada kacang-kacangan, seledri, apel, anggur dan sumber makanan lain. Mikotoksin dapat menyebabkan gatal-gatal, mual, pusing dan kadang-kadang sakit kepala.
Selain itu jamur yang tumbuh pada makanan bisa menyebabkan keracunan makanan. Tanda-tanda keracunan meliputi kram, muntah, demam, pusing, dehidrasi dan diare. Gejala itu bisa bertahan dalam beberapa jam, hari atau minggu tergantung tingkat keparahan penderita.
Namun jangan khawatir, ada beberapa makanan yang masih bisa Anda konsumsi dengan cara membuang jamurnya. Makanan apakah itu?
Keju
Keju tetap aman dikonsumsi meski jamuran. Pastikan pisau Anda tidak menyentuh jamur saat ingin membuang jamurnya agar tidak terjadi kontaminasi silang.
Tempe
Jika ada bagian permukaan tempe yang berjamur iris bagian tersebut setidaknya setebal 2,5 cm agar tetap aman dikonsumsi.
Buah dan sayur yang keras
Buah dan sayur tidak lunak, misalnya kubis, paprika, dan wortel. Buang bagian yang berjamur sebelum Anda menyantapnya.
Daging salami atau ham
Kedua jenis daging ini normal jika permukaannya berjamur. Cukup hilangkan jamur saat akan mengonsumsinya.
Selain makanan yang aman dikonsumsi meski sudah berjamur, ada juga makanan yang harus Anda buang karena berjamur. Makanan-makanan tersebut adalah:
Sosis, bacon dan daging
Jika daging mulai berjamur, sebaiknya segera dibuang sebab banyak bakteri tak terlihat tumbuh bersama jamur.
Makanan yang telah dipanaskan
Makanan sisa seringkali memiliki kadar air yang tinggi, yang membuat jamur berkembang dengan cepat.
Ada juga mungkin jamur tambahan di bawah permukaan makanan yang tidak terlihat.
Yogurt dan krim
Makanan lembut seperti yogurt dan krim adalah salah satu makanan yang paling mudah untuk menyebar jamur.
Sebuah jamur titik kecil dalam produk itu akan menyebar racun pada seluruh produk.
Buah dan sayur lunak
Jamur menyebar lebih cepat pada buah dan sayur. Jamur juga merubah bentuk, rasa buah serta sayur.
Selai dan jelly
Jamur pada selai dan jelly menghasilkan mikotoksin yang membuat Anda sakit.
Roti
Makanan ini berpori dan rentan jamuran. Jaga roti agar tidak terkontaminasi udara dan buang jika sudah kadaluarsa.
Apabila Anda sudah mengetahui, sebaiknya tidak langsung membuang makanan yang berjamur. Siapa tahu, makanan itu termasuk yang masih bisa dikonsumsi setelah jamurnya dihilangkan.* Ati - kisuta.com


