Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Ketika Bu Guru Melahirkan di Kelas Saat Mengajar

Rabu, 18 September 2013

SEORANG guru perempuan di Inggris, Diane Krish Veeramany melahirkan ketika sedang mengajar. Dibantu teman-temannya yang juga guru, Diane melakukan persalinan di ruang kelas tempat ia mengajar sehari-hari, Kamis, 12 September 2013.

Diane, guru berusia 30 tahun ini tak menyangka waktu persalinannya terjadi saat dirinya sedang mengajar. Meskipun dokter memperkirakan Diane akan melahirkan pada pekan itu, namun guru di Manford Primary School, Chigwell, Essex ini tetap mengajar karena belum merasakan tanda-tanda akan melahirkan.

"Saya berniat untuk bekerja sampai sepekan sebelum perkiraan kelahiran, namun saya tidak pernah bermimpi akan melahirkan di ruang kelas," ungkap Diane.

Dilansir Romford Recorder, Selasa, 17 September 2013, Diane hanya mengeluh mual kepada temannya. Namun, ketika sedang mengajar, Diane mengalami kontraksi. Beruntung teman-temannya sigap dan menyuruh para siswa ke luar dan menjadikan kelas sebagai ruang persalinan darurat.

"Kami menelepon ambulans, tetapi saat mereka masih dalam perjalanan ke sini Diane sudah tidak bisa lagi menunda kelahiran bayinya. Ia kemudian dibawa ke sebuah ruang kelas kosong ditemani oleh tiga orang rekan kerjanya," ujar Kepala Sekolah Manford Primary School, Tina Jacobs.

Tak ingin terjadi apa-apa dengan Diane dan bayinya, tiga guru di sekolah itu, Sam Mustafa, Dita Gojnovci, dan Chris Sword akhirnya mengambil inisiatif untuk membantu proses persalinan Diane. Mereka mengikuti instruksi paramedis melalui telepon. Handuk dan peralatan yang dibutuhkan untuk proses melahirkan, mereka kumpulkan seadanya dari seluruh sekolah.

Proses melahirkan berlangsung sangat cepat, hanya sekitar 20 menit saja. Diane benar-benar sangat beruntung memiliki teman-teman yang cekatan, sehingga proses persalinan berlangsung lancar. Dinae melahirkan seorang bayi laki-laki dengan bobot 4 kg.

Fran Goodwins, salah satu kru ambulans yang tiba sesaat setelah Diane melahirkan, mengungkapkan bahwa setibanya ia di sekolah, langsung memeriksa Diane dan Jonah. Beruntung keduanya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Diane dan Jonah kemudian dibawa dengan ambulans ke Queen’s Hospital, Romford, untuk diperiksa kembali. Setelah tak ditemukan adanya masalah serius, keduanya diperbolehkan pulang.

Suami Diane, Vijaye Veeramany yang datang setelah proses melahirkan tersebut selesai, sepakat untuk memberi nama bayi mereka Jonah. Sedangkan tiga orang rekan kerja Diane yang membantu proses kelahiran tersebut, mendapat sertifikat dan medali dari sekolah. Aksi heroik ketiganya sangat disambut positif oleh seluruh pihak sekolah, termasuk para siswa. Sekolah juga menamai ruang kelas tempat proses persalinan itu dengan nama “Ruang Jonah”, sesuai nama anak Diane.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya