Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Tak Lebih Besar dari Sebutir Nasi

Buku Terkecil di Dunia Dipamerkan di Skotlandia

Minggu, 22 September 2013

BUKU berjudul “Old King Cole” yang diklaim sebagai buku terkecil di dunia, dipamerkan dalam pemeran miniature buku di Perpustakaan Nasional Skotlandia di Edinburgh, sampai 17 November 2013. Buku yang tingginya hanya 0,9 mm ini, memegang rekor sebagai buku terkecil di dunia yang pernah dicetak selama 20 tahun.

Diberitakan BBCIndonesia.co, buku yang ukurannya tak lebih besar dari sebutir nasi ini, dipublikasikan tahun 1985 oleh Gleniffer Press. Percetakan ini didirikan pada tahun 1967 oleh Helen dan Ian Macdonald sebagai percetakan hobi pribadi, memproduksi rumah dan alat tulis untuk kantor. Pada awal 1970-an, perusahaan ini terkenal ke seluruh dunia untuk membuat miniatur buku dan aktif di bidang ini sampai tahun 2007. Ketika ditutup setelah 40 tahun beroperasi, perusahaan ini telah mencetak 57 buku dengan judul yang berbeda.

Pameran yang diselenggarakan Perputakaan Nasional Skotlandia ini akan menampilkan sekitar 85 miniatur buku dari koleksi perpustakaan. Kurator pameran James Mitchell mengatakan, “Banyak di antaranya merupakan karya seni atau keajaiban teknologi dan memiliki nilai koleksi yang sangat tinggi. Sebuah miniatur buku s ecara umum didefinisikan sebagai buku dengan tinggi dan lebar kurang dari 7,5 cm. Miniatur buku yang pertama kali tercatat adalah Officium Beatae Virginis Maria (5,2cm x 4,5cm) yang dicetak pada tahun 1475”.


Mitchell mengatakan, pameran ini merayakan miniatur buku dan kontribusi yang telah dibuat Skotlandia dalam dunia penerbitan yang sangat membutuhkan keterampilan tinggi.

Skotlandia memang telah menjadi pusat penting produksi miniatur buku sejak abad ke-19. Skotlandia dikenal ahli mencetak buku-buku miniatur. Dari tahun 1870-an hingga Perang Dunia I, perusahaan asal Glasgow David Bryce & Son menjadi salah satu penerbit buku miniatur paling sukses di dunia.

Pada awal karirnya, Bryce memproduksi edisi penuh karya Robert Burns yang hanya terjual 5.000 eksemplar dalam tiga tahun. Dia kemudian memformat ulang cetakan ini menjadi dua miniatur buku dan tak lama kemudian terjual lebih dari 100.000 eksemplar. Pada akhir abad ke-20, Gleniffer Press meneruskan tradisi memproduksi miniatur buku di Skotlandia.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya