Ingin Lolos Tes Doping, Pelari Itu Gunakan Penis Palsu
BANYAK cara dilakukan orang untuk meluluskan keinginannya. Contohnya Devis Licciardi, pelari jauh asal Italia. Supaya lolos tes doping untuk mengikuti lomba lari 10 km di akhir pekan lalu, Licciardi nekat menggunakan penis palsu yang bisa mengeluarkan urine bebas narkoba.
Ulah Licciardi yang dicurigai mengonsumsi obat-obatan yang dilarang saat mengikuti lomba, telah dilaporkan ke Komite Olimpiade. Belum ada komentar resmi dari Licciardi terkait laporan tersebut.
Dikutip dari Mirror, Rabu, 25 September 2013, Licciardi ditengarai menggunakan Whizzinator, yaitu perangkat penis palsu yang dijual di internet. Alat ini memungkinkan Licciardi memberikan urine yang tidak tercemar obat-obat penambah energi yang dilarang saat tes doping.
Whizzinator memang banyak digunakan untuk mengelabuhi petugas dalam tes narkoba. Alat tersebut membantu orang menunjukkan hasil negatif sehingga lolos dari tes obat terlarang. Mereka biasanya menggunakan urine orang lain maupun urine sintetis.
Seperangkat Whizzinator dijual seharga US$ 99,95 atau sekitar Rp 1,1 juta. Alat itu berisi alat pemanas dan air seni palsu yang bisa dikeluarkan sewaktu-waktu oleh pemakainya dan bisa diisi ulang. Whizzinator saat ini banyak dijual di situs-situs online sebagai sex toy.* Ati - kisuta.com


