Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Overdosis Viagra, Berhari-hari Ereksi dan Penis pun Harus Diamputasi

Kamis, 26 September 2013

APAPUN kalau berlebihan, pasti hasilnya tidak baik, bahkan bisa menjadi bencana. Seperti yang dialami seorang pria di Gigante, Kolombia. Gara-gara ingin perkasa, nekat mengonsumsi obat kuat viagra dengan dosis berlebihan. Akibatnya? Penisnya harus diamputasi karena tak berhenti mengalami ereksi hingga akhirnya bengkak dan patah.

Pria yang tak disebutkan namanya ini, kepada sebuah harian lokal mengaku mengonsumsi viagra karena ingin membuat kekasihnya terkesan. Mantan polisi ini mengonsumsi viagra melebihi dosis, sehingga dia mengalami ereksi hingga beberapa hari. Tak tahan dengan yang dialaminya, pria berusia 66 tahun ini memeriksakan kondisinya ke rumah sakit di Gigante.

Menurut situs Columbia Reporte yang dikutip Daily Mail, overdosis Viagra membuat pria yang sekarang berprofesi sebagai petani ini menderita tanda-tanda gangrene. Dokter merujuknya ke rumah sakit di Neiva, di Kolombia Tengah. Dokter di rumah sakit di Neiva yang menanganinya, melihat penis pria asal Gigante ini sudah bengkak dan patah.

Karena kondisinya sudah parah, dokter memberitahu bahwa satu-satunya jalan untuk mencegah peradangan dan gangrene menyebar ke seluruh tubuh, penis pria itu harus diamputasi.

"Terlihat pembengkakan di testikel pasein dan penisnya. Setelah ditangani, kondisinya membaik," kata seorang dokter kepada harian La Nacion.

Akibat insiden itu, rumah sakit Neiva mengeluarkan peringatan agar para pria tidak menggunakan viagra tanpa resep dokter. Tidak diberitakan bagaimana nasib lebih lanjut pria yang akhirnya kehilangan penisnya gara-gara overdosis Viagra.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya