Sengaja Gantung Diri untuk Menggoda Sang Adik
NIATNYA iseng, namun justru kematian menjemput Jordan Morlan (lihat foto), remaja asal Louisville, Kentucky. Remaja usia 16 tahun ini ingin menakut-nakuti adiknya saat perayaan Halloween, Minggu, 22 September 2013.
Dilansir Ny Daily News, Kamis, 26 September 2013, Jordan mencoba membuat lelucon untuk adiknya dalam rangka perayaan Halloween. Untuk memberikan kesan horor dan menakutkan, Jordan berencana “menggantung” diri di halaman depan rumah. Sesuai dengan rencana, Jordan memasukkan kepalanya ke jerat tali yang sudah dipasangnya.
Tragis, niat iseng Jordan justru membuatnya menemui ajal, karena tubuhnya benar-benar tergantung. Sempat mendapat pertolongan dan perawatan medis, Jordan yang mengalami koma beberapa hari, akhirnya meninggal pada Senin, 23 September 2013.
Menurut keterangan ibunya, Ginger Rodriguez, peristiwa yang menyebabkan anaknya tewas tersebut, berawal dari niat iseng untuk menggoda adiknya. Saat peristiwa itu terjadi, Ginger sedang mencuci. Tak lama, putrinya menghampiri Ginger dan mengatakan bahwa sang kakak tergantung di pohon dan tidak bergerak.
"Aku berkata pada putriku mungkin Jordan mengerjaimu seperti hari sebelumnya saat memasang properti untuk Halloween. Tapi dia bilang 'tidak, dia tidak bergerak dan air liur keluar dari mulutnya'," tutur Ginger menirukan ucapan putrinya.
Ginger lantas pergi ke halaman dan melihat putranya sudah dalam posisi tergantung. Karena tali terlalu tinggi, Ginger pun tak bisa mengangkat Jordan. Paramedis segera datang dan membawa Jordan ke rumah sakit terdekat.
Pada Senin pukul 08.00 waktu setempat, sekitar 12 jam setelah dirawat, Jordan dinyatakan meninggal dunia karena mengalami kegagalan organ. Penyidik menegaskan bahwa kematian Jordan murni karena kecelakaan. Anak itu diduga bingung setelah menaruh tali di lehernya, kemudian pingsan, lalu tak bisa bernapas.
Ginger mengatakan bahwa putranya adalah seorang mahasiswa yang rajin dan bercita-cita menjadi seorang marinir. "Dia adalah seluruh hidupku, dia hanya mencintai keluarganya. Sangat memilukan bahwa aku tidak bisa berada dengannya setiap menit," ujar Ginger sedih.* Ati - kisuta.com


