TomTato, Berbuah Tomat Berumbi Kentang
DENGAN tomat di satu ujung dan kentang di sisi lainnya, bagaikan produk dari laboratorium makanan Frankenstein. Namun jauh dari rekayasa genetika, hortikultura ajaib ini sepenuhnya alami.
Tanaman hibrid ini disebut TomTato, setiap tanaman dapat menghasilkan lebih dari 500 tomat manis selain umbi berupa kentang putih.
Tanaman ini dihasilkan dengan menggunakan proses grafting (penyambungan) teknologi tinggi dan diresmikan kepada publik, Selasa (24/9/13) sebelum dijual ke tukang kebun di Inggris untuk pertama kalinya.
Proyek ini dimulai 15 tahun yang lalu ketika Paul Hansord, direktur hortikultura perusahaan Thompson & Morgan, sedang dalam perjalanan ke Amerika Serikat. Dia melihat tanaman kentang yang tumbuh secara terpisah di bawah tanaman tomat dan mengetahui bahwa memungkinkan untuk grafting dua tanaman ini karena berasal dari keluarga yang sama.
Masalahnya adalah bagaimana mengembangkan ide sehingga tanaman bisa dijual secara komersial.
Setelah proses 'trial and error', dan dengan bantuan spesialis grafting, Thompson & Morgan mendapat suatu metode menggunakan berbagai kentang yang menghasilkan ukuran yang tepat.
Seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (25/9/13), produksi tanaman ini dimulai di laboratorium spesialis di Belanda, di mana proses grafting halus berlangsung. Tanaman tersebut kemudian dikirim kembali ke Inggris dan ditanam di dalam rumah kaca sampai mereka cukup besar untuk dijual.
Menurut Thompson & Morgan yang berbasis di Ipswich, TomTato dapat tumbuh di dalam atau di luar ruangan, di teras, di pot atau kantong plastik. Bisa dibeli secara online di www.thompson-morgan.com seharga 14,99 pound untuk pohon setinggi 3,5 inchi.* Aya - kisuta.com


