Ditemukan Spesies Baru Siput dengan Cangkang Tembus Pandang
GUA Lukina Jama-Trojama yang terletak di sebelah barat Kroasia, menjadi tempat ditemukannya spesies siput baru yang cangkangnya tembus pandang. Gua yang merupakan salah satu satu dari 20 sistem gua terdalam di dunia ini, menjadi tempat penelitian tim yang beranggotakan penjelajah gua dan ahli biologi dari Croatian Biospeleological Society.
Di dasar gua dengan kedalaman 914 meter ini, tim mengumpulkan semua spesimen hewan yang mereka temukan selama penelusuran. Celah-celah gua memang dikenal menjadi tempat yang tepat untuk menemukan spesies baru.
Dalam penelusurannya, mereka menemukan seekor siput dari spesies baru yang masih hidup, bersama dengan delapan cangkang siput yang sudah mati. Tim kemudian memberikan siput yang cantik itu kepada ahli taksonomi Alexander Weigand di Goethe-University, Frankfurt, Jerman untuk membantu mengidentifikasinya.
Weigand menyimpulkan bahwa spesies siput tersebut belum pernah ditemukan sebelumnya, namun memiliki hubungan dengan beberapa spesies lainnya yang sudah pernah ditemukan. Siput jenis baru tersebut dan beberapa spesies lainnya yang masih berhubungan bergerak dengan sangat lambat, bahkan jika dibandingkan dengan standar siput.
“Siput ini hanya merayap beberapa milimeter atau sentimeter dalam sepekan, dan sering kali hanya berputar, dengan berputar-putar di satu titik tempat mereka hidup,” ujar Weigand.
Weigand menduga siput tersebut berpindah menggunakan aliran air atau menempel di tubuh satwa gua lainnya, seperti kelelawar atau jangkrik, untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan lebih efisien. Spesies siput baru tersebut telah diperkenalkan dalam jurnal Subterranean Biology, pertengah September 2013.* Ati - kisuta.com


