Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Ibu 7 Anak Ini Kini Mengandung 13 Janin

Rabu, 2 Oktober 2013

SEORANG wanita berusia 40 tahun di Irak dikabarkan mengandung 13 janin di rahimnya. Saat ini, wanita yang tidak disebutkan namanya itu, sudah mempunyai 7 orang anak.

Seperti dilansir Emirates 247, Selasa, 1 Oktober 2013, wanita yang menikah saat berusia 16 tahun atau 24 tahun lalu ini, sudah menjalani tes medis. Seperti disampaikan suaminya, Fadhil Al Azawi, “Dokter sudah menunjukkan hasil tes medis kepada kami dan dalam tes mesdis tersebut terlihat istri saya memiliki 13 janin di rahimnya”.

Suaminya, Fadhil Al Azawi, berprofesi sebagai seorang petani dari Salahuddin, Irak Tengah. Fadhil membenarkan bahwa dokter memang sudah menunjukkan hasil tes medis kepadanya. Dalam tes medis tersebut terlihat bahwa istrinya memiliki 13 janin di rahimnya.

Menghadapi kondisi istrinya, Fadhil yang berprofesi sebagai petani di wilayah Salahuddin, Irak Tengah, mengaku merasa gembira sekaligus khawatir mengenai kesehatan dan keselamatan istri dan anak-anaknya. Fadhil juga khawatir dengan masa depan keluarganya dengan tujuh anak yang sudah ada dan anak-anak yang sekarang dikandung istrinya.

"Saya sangat senang tentang kehamilan baru istri saya, tapi di saat yang sama saya juga khawatir bagaimana merawatnya nanti," ungkap Fadhil yang menyebutkan kabar istrinya mengandung 13 janin sebagai kejutan besar.
Meskipun khawatir, namun Fadhil mengatakan bahwa dirinya akan fokus dengan proses kelahiran anak-anaknya. "Ini mungkin akan membuat saya menjadi satu-satunya ayah di dunia dengan anak kembar sebanyak ini," katanya bahagia bercampur khawatir.

Sementara itu, dr. Mikdam Al Jabouri, dokter di rumah sakit Takreet, Irak yang menangani wanita dengan 13 janin itu, mengatakan bahwa hasil tes dan gambar memang benar menunjukkan wanita tersebut sedang hamil dengan 13 janin di dalam rahimnya.

"Tes awal menunjukkan 4 janin di antaranya sudah meninggal karena jantungnya gagal berdetak, sementara yang lainnya terlihat dalam kondisi baik," tutur dr. Mikdam.

Menurutnya, selain memperhatikan kesehatan janin-janin tersebut, penting juga untuk memerhatikan kesehatan sang ibu selama proses melahirkan nanti. Sepanjang kariernya sebagai seorang dokter, baginya ini merupakan salah satu kasus kehamilan paling langka yang pernah ditanganinya.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya