Kuburan Orang-orang yang Paling Dicintai Rasulullah
MA’LA merupakan komplek pemakaman istimewa karena menjadi tempat peristirahatan terakhir istri Nabi Muhammad SAW, bernama Siti Khadijah dan letaknya yang menghadap kiblat ke arah Masjidilharam. Beliau merupakan wanita pertama yang mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW. Semasa hidupnya Siti Khadijah sangat setia menyertai Rasulullah dalam suka dan duka. Apabila Rasulullah dalam keadaan gelisah karena diselimuti masalah, beliau yang selalu memberikan pencerahan.
Komplek pemakaman Ma'la terletak di sebelah timur Masjidilharam, berjarak sekitar setengah kilometer dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit. Sejak zaman dahulu Ma’la memang sudah menjadi tempat pemakaman nenek moyang Nabi Muhammad dari bani Hasyim. Di sinilah dimakamkan orang-orang yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW. Selain istri tercinta Rasulullah Siti Khadijah, dimakamkan juga putra beliau Qasim bin Muhammad, paman beliau Abu Thalib, kakek beliau Abdul Muthalib.
Juga dimakamkan di Ma’la beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW antara lain Abdullah bin Umar, Abdullah bin Zubair, Yasir bin Amr, Asma’ binti Abu Bakar, dan Abdullah bin Amr bin Ash. Mereka adalah termasuk para perawi yang namanya banyak tercantum dalam kitab-kitab hadits. Di samping itu banyak pula jamaah haji yang meninggal di Mekah dimakamkan di tempat ini.
Keberadaan komplek pemakaman Ma'la tidak seperti pemakaman umum yang terdapat di Indonesia. Karena setiap kuburan di pemakaman ini tanpa nisan dan gundukan. Hanya sebuah batu sebesar kepalan tangan orang dewasa saja yang diletakkan sebagai penanda di atas kuburan yang rata dengan tanah itu. Di sini semua bentuk dan ukuran makam sama. Hanya tanah rata yang ditandai dengan sebuah batu, sehingga tidak ada yang mengetahui secara pasti letak makam Siti Khadijah. Begitu juga keberadaan orang lain yang dikebumikan di Ma'la.
Ma'la merupakan nama salah satu kawasan di Kota Mekah, dan sejak zaman dahulu sudah menjadi tempat pemakaman nenek moyang bangsa Arab yang bermukim di Kota Mekah. Komplek pemakaman Ma'la tertata rapi, dan tidak menyeramkan karena terletak di antara pemukiman warga yang lumayan padat. Untuk memisahkan dengan lingkungan sekitar, kawasan pemakaman Ma'la dikelilingi tembok setinggi lebih kurang satu meter.
Selain menjadi lokasi makam orang-orang yang paling dicintai Rasulullah, sejumlah ulama terkenal di Mekah juga dimakamkan di pemakaman ini. Hanya saja pada beberapa lokasi tertentu, satu makam digunakan secara bergantian. Dengan demikian, bila ada yang meninggal, maka bisa jadi dikuburkan di makam yang sebelumnya dijadikan kubur bagi orang lain.
Meski tidak banyak, jamaah haji asal Indonesia ada yang dikubur di Ma’la. Tapi saat ini tidak lagi, karena Pemerintah Arab Saudi sudah memiliki tempat pemakaman umum di daerah lain bagi jamaah haji yang meninggal.* Abu Ainun - kisuta.com


