Cara Mudah dan Murah Deteksi Dini Kanker Payudara
DALAM kebanyakan kasus kanker, penderita terlambah mendeteksi secara dini penyakit mematikan itu. Biasanya penderita baru mengetahui mengidap kanker, setelah kondisinya sudah memasuki stadium dua atau tiga. Bahkan ada yang baru mengetahui menderita kanker ketika sudah stadium lanjut.
Untuk kanker payudara, biasanya deteksi secara dini dilakukan melalui beberapa pemeriksaan medis seperti mammografi atau USG. Pemeriksaan medis ini memang tidak bisa dilakukan oleh setiap orang, dengan alasan biaya. Sesungguhnya, ada cara yang lebih mudah dan murah untuk mendeteksi kanker payudara, yaitu melalui pemeriksaan payudara sendiri yang disebut “SADARI”.
"Rabalah payudara apakah terasa ada benjolan. Selain itu, di ketiak atau di leher diperiksa juga ada benjolan atau tidak. Lalu terasa nyeri atau tidak di payudara," kata Ketua Program Pink Ribbon Titien Pamudji dari Yayasan Kanker Payudara Jakarta (YKPJ).
Saat melakukan “SADARI”, perhatikan hal-hal berikut, apakah terjadi penebalan kulit di sekitar payudara, apakah terjadi perubahan ukurna dan bentuk payudara, apakah kulit di sekitar payudara berkerut, apakah keluar cairan dari putting susu, dan apakah terjadi pembengkakan di lengan bagian atas.
Apabila Anda ingin melakukan “SADARI” di rumah, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.
1. Berdiri di depan cermin dengan lengan menjuntai ke bawah. Perhatikan apakah ada benjolan atau perubahan bentuk dan ukuran payudara Anda.
2. Angkat kedua lengan sampai berada di belakang kepala, ulangi pemeriksaan di sisi samping tubuh.
3. Tekan kuat-kuat tangan di pinggul dan gerakan lengan serta siku ke depan sambil mengangkat bahu. Gerakan ini akan menegangkan otot payudara dan membuat benjolan lebih mudah terlihat.
4. Angkat lengan kiri dan raba payudara dengan telunjuk, jari tengah, dan jari manis tangan kanan Anda. Lakukan gerakan memutar, ke atas bawah, atau gerakan dari tengah keluar untuk meraba adanya benjolan.
5. Pencet pelan-pelan puting payudara, perhatikan apakah keluar cairan yang tidak normal.
6. Berbaring dengan tangan kiri di bawah kepala. Letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan. Raba seluruh permukaan payudara kiri dengan gerakan memutar, dari tengah keluar, atau atas bawah. Ulangi cara yang sama untuk memeriksa payudara kanan.
7. Perhatikan bagian atas payudara yang berada di dekat ketiak karena di situlah banyak ditemukan tumor payudara. Jika terjadi perubahan, segera konsultasikan dengan dokter.
Mudah bukan? Tak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak melakukan “SADARI”. Semakin cepat Anda lakukan, maka akan semakin baik. Apabila Anda menemukan adanya kelainan pada payudara, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan medis yang tepat.* Ati - kisuta.com


