Berhenti Makan Roti, Julie pun Hamil
KELAHIRAN seorang bayi perempuan bernama Maise pada Januari 2011, sangat unik. Bukan karena proses kelahirannya, tetapi proses kehamilan sang ibu, Julie Cummings. Kepada Daily Mail, Minggu, 6 Oktober 2013, Julie mengungkapkan, kehamilannya terjadi setelah dirinya tidak lagi mengonsumsi roti.
Julie Cummings dan suaminya, David Cummings selama bertahun-tahun tak kunjung mendapat momongan, hingga membuat keduanya putus asa. Pasangan ini menikah pada tahun 2004 saat sama-sama bergabung dalam kemiliteran di Jerman. Setahun kemudian, pasangan ini mencoba memiliki keturunan.
Sembilan bulan menanti, Julie tak kunjung hamil. Ketika menemui dokter militier, Julie didiagnosis menderita polycystic ovary syndrome atau gangguan pada wanita yang tak bisa menghasilkan sel telur. Oleh sang dokter, Julie direkomendasikan untuk mendatangi klinik kesuburan di Hertfordshire. Dokter klinik meresepkan clomid, yaitu obat kesuburan untuk membantu menyeimbangkan hormone agar peluang pembuahan meningkat. Meski mengonsumsi clomid secara teratur selama dua tahun, namun Julie tak kunjung hamil.
Julie dan David akhirnya memutuskan untuk mengikuti program bayi tabung. Namun, beberapa minggu sebelum mengikuti program tersebut, Julie dinyatakan hamil. Di tengah kebahagiaannya, Julie penasaran dengan mukjizat kehamilannya itu. Ternyata, kehamilan Julie tak lepas dari perubahan pola makan yang dilakukannya menjelang prosedur program bayi tabung.
Sesuai anjuran ahli gizi bernama Caroline Sproule, Julie mengubah pola makannya, antara lain berhenti mengonsumsi makanan yang mengandung ragi dengan kadar tinggi. Menurut ahli gizi sekaligus konsultan kesuburan dari Bromsgrove Allergy and Nutrition Centre tersebut mengatakan, apa yang dialami Julie merupakan akibat infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan di dalam tubuhnya.
Yang tak kalah mengejutkan, pertumbuhan jamur Candida albicans ini dipicu oleh konsumsi makanan yang mengandung ragi seperti roti. Efek samping dari infeksi ini antara lain gangguan menstruasi seperti mendadak berhenti haid yang pada akhirnya mencegah terjadinya kehamilan.
"Mengikuti saran ahli gizi, saya tak lagi makan kentang, roti, garlic bread, dan kebanyakan hanya makan sayuran dan buah-buahan. Saya juga mengonsumsi beberapa suplemen kesehatan," ungkap Julie.
Tak lama setelah mengubah pola makannya, Julie akhirnya hamil hingga akhirnya sang buah hati, Maisie lahir.* Ati - kisuta.com


