Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan

Pakai Ikat Pinggang Ketat Berisiko Terkena Kanker Tenggorokan

Kamis, 10 Oktober 2013

BANYAK orang yang senang menggunakan ikat pinggang terlalu ketat. Padahal, cara memakai ikat pinggang seperti itu mempunyai risiko lebih besar terkena kanker tenggorokan. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Glasgow University, Stratchclyde University dan Southern General Hospital.

Dilansir dari Daily Mail, Oktober 2013, peneliti Skotlandia percaya bahwa penggunaan ikat pinggang yang ketat bisa memaksa asam lambung ke kerongkongan yang pada gilirannya menyebabkan kerusakan. Hal inilah yang dipercaya bisa meningkatkan kemungkinan kanker esofagus.

Dalam penelitiannya, para peneliti melibatkan 24 sukarelawan yang tidak punya riwayat acid reflux, yaitu sakit pencernaan karena asam lambung atau empedu naik ke kerongkongan. Mereka lalu diminta menelan sebuah alat sebelum dan setelah relawan makan. Pengukuran dicatat baik pada saat sukarelawan mengenakan sabuk maupun tidak.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa ketika partisipan mengenakan sabuk yang ketat, mereka cenderung mengalami acid reflux. Temuan ini khususnya ditujukan pada orang yang kelebihan berat badan.

"Mengenakan ikat pinggang ketat, khususnya jika Anda kelebihan berat badan, membuat kerusakan pada katup antara perut dan tenggorokan. Hal ini menyebabkan asam lambung bocor ke atas ke tenggorokan itu," kata kepala peneliti Profesor Kenneth McColl dari Glasgow University’s Institute of Cardiovascular and Medical Sciences.

"Tidak seperti lambung, yang dirancang untuk menahan, kerongkongan bisa dirusak oleh asam. Hal ini menyebabkan mulas dan, dalam jangka panjang, kemungkinan kanker esofagus," katanya.

Gejala awal kanker kerongkongan adalah cenderung kesulitan menelan. Acid reflux dikaitkan dengan kanker karena dia dapat merusak sel-sel dalam kerongkongan yang menyebabkan mereka berubah. Sel-sel yang berubah ini lebih cenderung menjadi kanker.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya