Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Danau Kaolin Belitung

Air yang "Menghanyutkan", Berubah Rupa Disipuh Cuaca

Kamis, 17 Oktober 2013

BELITUNG atau Belitong atau Billiton adalah sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatera yang diapit oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. Masyarakat setempat menyebutnya Belitong, nama sejenis siput laut.

Pulau Belitung terbagi menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Belitung beribukota Tanjung Pandan dan Kabupaten Belitung Timur beribukota Manggar. Negeri para “Laskar Pelangi” ini terkenal dengan bahan tambang tipe galian C seperti timah putih (stannuum), pasir kuarsa, kaolin (clay), tanah liat (ball clay), dan granit. Bahan-bahan tambang tersebut pernah menjadikan Belitung sebagai daerah kaya dan menyerap begitu banyak tenaga kerja. Namun sekarang, bahan-bahan tambang tersebut telah habis dieksploitasi dan menyisakan kerusakan lingkungan.

Sisa-sisa pertambangan masih bisa dilihat di Belitung, salah satunya sisa pertambangan kaolin berupa danau-danau kaolin. Kaolin adalah mineral aluminosilikat yang biasa disebut China clay. Nama Kaolin berasal dari kata Gao-lin, sebuah bukit tinggi di wilayah Jingdezhen, Provinsi Jiangxi, Cina. Secara tradisional, Kaolin memang sering digunakan untuk pembuatan keramik di Cina. Namun sebagai mineral, Kaolin baru ditemukan pada 1867 di Sungai Jari, di wilayah Timur Laut aliran Sungai Amazon, Brazil.

Selain digunakan sebagai campuran dalam pembuatan keramik, Kaolin dulu banyak dibakai dalam proses pembuatan plastik dan tinta. Namun penggunaan kaolin kemudian melebar ke industri kertas, farmasi, makanan, pasta gigi, cat, kosmetik, serta juga digunakan pada pembuatan fiber-glass dan organoclays. Kaolin disukai karena sifat fisiknya yang halus, kuat, warnanya yang putih bersih, serta daya hantar listrik dan daya hantar panasnya yang rendah.

Danau kaolin sepintas seperti Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Namun, ada yang unik dari Danau Kaolin, karena warna airnya dapat berubah sesuai dengan cuaca. Dasar danau merefleksi cerah tidaknya cuaca yang diperlihatkan lewat perubahan warna air.

Kombinasi pasir yang tercampur sisa kaolin dengan tampungan air dalam kolam buatan, menghadirkan pemandangan unik. Air danau terkadang berwarna biru, biru tosca, dan hijau.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya