Pengantin Wanita Itu Salah Masuk Kamar, Malam Pertamanya pun Dihabiskan dengan Pengiring Pengantin
PERISTIWA memalukan dialami seorang wanita di Cina yang baru menikah. Gara-gara salah masuk kamar, wanita yang namanya dirahasiakan, melewati malam pertamanya bukan dengan suaminya, tetapi dengan pria yang menjadi pengiring sang suami.
Seperti diberitakan VIVAlog mengutip dari Global Times China, peristiwa memalukan itu terjadi usai wanita yang diketahui dari marga Huang itu, baru melangsungkan pernikahan dengan seorang pria dari marga Wu. Pernikahan mereka yang digelar pada 30 Agustus 2013 di Napo County, Guangxi berlangsung meriah dan dihadiri oleh kerabat dan teman-teman . Di antara teman-teman mereka, ada beberapa yang menjadi pengiring pengantin dan ikut menginap di tempat yang sama dengan pasangan pengantin itu.
Usai pesta yang berlangsung hingga malam, pasangan pengantin ini memasuki kamar yang sudah disediakan. Tak berapa lama, pengantin wanita keluar kamar menuju toilet. Entah karena kelelahan atau karena penerangan di sekitar kamar tidak terlalu jelas, pengantin wanita ini salah masuk kamar. Kebetulan suasana kamar gelap, sehingga ia tidak curiga masuk ke kamar yang salah.
Singkat cerita, pengantin wanita ini melewati malam pengantinnya. Betapa terkejutnya ia, saat bangun di pagi hari tidak menemukan pengantin prianya. Pria yang ada di sampingnya, justru pria yang menjadi pengiring pengantin prianya. Menyadari kecerobohannya dan untuk menutupi rasa malu, pengantin wanita ini menuduh seolah-olah sang pengiring pengantin telah memperkosanya. Untuk memperkuat skenarionya, ia berlari keluar kamar sambil berteriak-teriak minta pertolongan.
Teriakan pengantin wanita ini sontak membuat semua orang berkumpul. Pengantin wanita ini kemudian mengatakan bahwa dirinya telah diperkosa oleh pria yang menjadi pengiring suaminya tersebut. Semua orang kemudian membuat kesepakatan bahwa sang pengiring yang bermarga Ruan tersebut harus membayar 20 ribu yuan sebagai kompensasi kepada kedua mempelai.
Namun Ruan menolak tuntutan tersebut karena merasa dirinya tidak melakukan hal yang salah dan ia juga tidak memiliki uang sebanyak itu. Karena Ruan menolak membayar kompensasi, kedua pengantin tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Pengadilan setempat kemudian memutuskan bahwa Ruan tidak bersalah dan tidak terbukti melakukan tindakan perkosaan.
Sayangnya Global Times China tidak memberitakan, bagaimana sikap pengantin pria saat mengetahui pengantin wanitanya tak kunjung masuk kamar setelah minta izin ke toilet. Apakah mencarinya atau justru tidur karena kelelahan akibat pesta?* Ati - kisuta.com


