Allan Pinkerton, Detektif Pertama di Dunia
ANDA penggemar novel detektif? Pasti Anda mengenal Sherlock Holmes, detektif yang pintar memecahkan misteri kejahatan apapun. Aksi pintar dan cerdik Sherlock Holmes antara lain bisa diikuti dalam “A Study in Scarlet”, “Sign of Four”, “The Adventure of Sherlock Holmes”, dan “The Return of Sherlock Holmes”.
Tapi, tahukah Anda siapa detektif pertama di dunia? Allan Pinkerton (lihat foto) merupakan sosok yang diakui dunia sebagai detektif pertama di dunia. Pria asli Glasglow, Skotlandia ini benar-benar nyata, bukan tokoh fiktif seperti Sherlock Holmes, detektif ciptaan Sir Arthur Conan Doyle yang terkenal, fenomenal, dan legendaris itu.
Pinkerton yang hidup pada kurun waktu 1819-1884 ini, memulai profesinya sebagai detektif bukan di kota kelahirannya, Glasgow tetapi di Chicago. Pinkerton lahir 25 Agustus 1819 di sebuah flat kecil di desa miskin di Glaslow, Skotlandia. Ayahnya hanyalah seorang tukang tenun kain yang meninggal saat Pinkerton berusia delapan tahun. Ibunya terpaksa harus bekerja, sehingga Pinkerton kecil harus keluar sekolah demi membantu ibunya.
Umur 23 Ia menikah dengan Joan Carfrae, dan selanjutnya mereka berdua berimigrasi ke Amerika Serikat.Di Chicago, Pinkerton berhasil membantu polisi melacak dan menangkap kelompok kriminal sehingga kemudian diangkat menjadi Wakil Sherif di Kane County, Illinois dan selanjutnya di Cook County, Illionis.
Tahun 1852, Pinkerton mengundurkan diri dari kepolisian dan mendirikan Agen Detektif Pinkerton yang petama di Amerika Serikat dan dunia. Agen Detektif Pinkerton dengan mottonya, “Kami Tak Pernah Tidur” sangat terkenal, sehingga ditakuti para pelaku kejahatan. Pinkerton mengajarkan agen-agennya bagaimana melaksanakan tugas-tugas sebagai detektif, teknik menyamar, cara berpakaian saat menyamar, dan sebagainya. Kantornya pun penuh dengan wig dan kostum.
Bersama agen detektifnya yang kemudian terkenal dengan sebutan The Pinks, tahun 1861 Pinkerton berhasil mebongkar skenario pembunuhan terhadap Presiden Abraham Lincoln. Atas permintaan Presiden Lincoln, maka Pinkerton kemudian masuk dalam barisan Pasukan Pengawal Presiden (US Secret Service) dan kemudian memimpin pasukan elit itu.
Tahun 1870, bersama dua anaknya, yaitu William dan Robert, Pinkerton membuka cabang kantor detektif di beberapa kota. Kantor Detektif Pinkerton memburu beberapa geng kriminal. Selama bertahun-tahun, Allan Pinkerton sering disewa perusahaan termasuk perbankan, guna mengatasi masalah kriminalitas.
Dalam bekerja, Allan Pinkerton banyak memiliki gagasan guna membantunya memecahkan masalah. Termasuk, menyusun arsip-arsip kriminal yang dinamainya “Galeri Anak Nakal”. Isinya foto-foto dan arsip dari kriminal-kriminal yang ditanganinya. Sistem pengarsipan Pinkerton kemudian digunakan Biro Federal Amerika Serikat FBI.
Ketika usianya semakin tua, Pinkerton pensiun dari dunia detektif dan istirahat di tempat peristirahatannya di Chicago sambil menulis 18 buku. Detektif legendaris ini meninggal 1 Juli 1884 dalam usia 65 tahun. Sampai saat ini, namanya dihormati dan tetap dikenang oleh detektif di seluruh dunia.* Ati - kisuta.com


