Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Candi Borobudur

Keajaiban Dunia Ini Terkubur Berabad-abad

Minggu, 27 Oktober 2013

CANDI Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sangat terkenal. Keindahan candi Budha ini terkenal hingga mancanegara, sehingga menjadi salah satu situs warisan dunia yang harus dilestarikan.

Candi Borobudur yang sekarang kita saksikan, merupakan hasil dari serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar dilakukan pada tahun 1975 hingga 1982 yang dipsonsori Pemerintah Indonesia dan UNESCO.

Borobudur tersembunyi dan terlantar selama berabad-abad. Beberapa ahli mengatakan, Borobudur yang awalnya dikelilingii rawa, terpendam oleh lahar letusan Gunung Merapi. Kemungkinan Borobudur tertimbun lahar dingin Gunung Merapi sehingga menyerupai bukit.

Keberadaan Borobudur mulai terkuak setelah Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814 mendapat berita dari bawahannya tentang adanya bukit yang dipenuhi dengan batu-batu berukir. Berdasarkan berita itu Raffles mengutus Cornelius, seorang pengagum seni dan sejarah untuk membersihkan bukit itu.

Saat ditemukan, sebagian candi terkubur, sehingga dianggap hanya tumpukan batu saja. Setelah dibersihkan selama dua bulan dengan bantuan 200 orang penduduk, bangunan candi semakin jelas dan pemugaran dilanjutkan pada 1825. Pada 1834, Residen Kedu membersihkan candi lagi dan tahun 1842 stupa candi ditinjau untuk penelitian lebih lanjut. Sejak itu, dilakukan pemugaran-pemugaran kecil.

Pemugaran menyeluruh terhadap Candi Borobudur dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dan UNESCO dalam proyek besar yang melibatkan 600 orang dengan menghabiskan biaya sebesar US$ 6.901.243. Dalam proyek kolosal ini, pondasi candi diperkokoh dan 1.460 panel relief dibersihkan. Pemugaran ini juga membongkar seluruh lima teras bujur sangkar dan memperbaiki sistem drainase dengan menanamkan saluran air ke dalam monumen.

Berikut ada beberapa foto ketika Candi Borobudur masih dalam tahap pemugaran sejak ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya