Surat Cinta di Ujung Maut
KISAH mengharukan datang dari Manhattan, Kansas, Amerika Serikat. Seorang warganya, David Welch yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, masih menyempatkan diri menulis surat cinta sekaligus perpisahan untuk keluarganya. Padahal saat itu kondisinya luka parah dan di ujung kematian.
David dilaporkan hilang oleh keluarganya karena sejak meninggalkan rumah pada 3 September 2013, tak kunjung pulang. Keluarga dan polisi terus mencari keberadaan pria berusia 54 tahun itu.
Setelah hampir sebulan lebih, akhirnya keberadaan David diketahui. Seseorang tanpa sengaja melihat puing-puing mobil van David di lokasi terpencil di jalur jalan antar negara bagian, 18 Oktober 2013. Ayah empat anak ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah jurang yang berada di daerah terpencil di wilayah Negara Bagian Utah. David mengalami kecelakaan hingga mobil vannya masuk ke dalam jurang. Jasad David berada di dalam puing-puing mobilnya.
Lokasi kecelakaan sangat terpencil, lebih dari 80 kilometer dari kota terdekat dan hampir 1.450 kilometer dari kediaman David di Kansas. Akibat kecelakaan itu, David mengalami luka parah dan tak bisa keluar dari mobilnya untuk mencari pertolongan.
"Lokasi kejadiannya memang sangat terpencil," kata Letnan Scott Robertson dari Patroli Jalan Raya Utah kepada harian Salt Lake Tribune.
Saat ditemukan, di sebelah jasad David tergeltak surat yang ditujukan untuk keluarganya. Dari surat itu diketahui, David yang berprofesi sebagai seorang salesman itu masih hidup selama sekitar sepekan. Selama itu, dia menulis catatan harian dan menulis surat untuk istrinya, Kelly dan keempat putranya.
Sayangnya polisi tidak bersedia mengungkap isi surat itu dengan alasan isi surat bersifat pribadi. Isi surat David sedikit terungkap dari kicauan istrinya di Twitter. Kelly Welch menulis, “Dave terjebak dalam mobilnya yang jatuh ke dalam jurang sedalam 24 meter. Dia menulis surat cinta untuk kami, masing-masing. Dia tahu dia akan meninggal dunia karena tak ada jalan keluar”.* Ati - kisuta.com


