Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Suku Polahi di Sulawesi

Masih Menikah Sedarah, Anak Laki-laki pun Bisa Kawin dengan Ibunya

Sabtu, 2 November 2013

KAWIN dengan saudara kandung atau incest dilarang oleh agama dan melanggar norma. Dari kacamata medis pun, incest dilarang karena bisa menyebabkan penyakit keturunan.

Di pedalaman Gorantalo, Sulawesi, ada satu suku bernama Suku Polahi yang warganya boleh menikah dengan saudara sedarah atau saudara kandung. Suku Polahi merupakan suku yang masih hidup di pedalaman hutan Gorontalo dengan beberapa kebiasaan yang primitif. Mereka tidak mengenal agama dan pendidikan, serta cenderung tidak mau hidup bersosialisasi dengan warga lainnya.

"Tidak ada pilihan lain. Kalau di kampung banyak orang, di sini hanya kami. Jadi kawin saja dengan saudara," ujar Mama Tanio, salah satu perempuan Suku Polahi yang tinggal di Hutan Humohulo, Pegunungan Boliyohuto, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Selain sering berpindah tempat, kebiasaan suku ini yang masih dipertahankan adalah, menikah dengan saudara sedarah. Bagi mereka merupakan hal yang biasa ketika seorang ayah mengawini anak perempuannya sendiri, begitu juga seorang anak laki-laki kawin dengan ibunya.

Kondisi ini diakui oleh satu keluarga Polahi yang ditemui di hutan Humohulo. Kepala sukunya, Baba Manio, meninggal dunia sebulan lalu. Baba Manio beristri dua, Mama Tanio dan Hasimah. Dari perkawinan dengan Mama Tanio, lahir Babuta dan Laiya.

Anda mungkin belum mengenal Suku Polahi. Suku ini hingga kini masih hidup terisolasi di pedalaman hutan Gunung Boliyohuto yang meliputi daerah Paguyaman, Suwawa, dan Sumalata di Provinsi Gorontalo. Berbeda dengan suku-suku pedalaman lainnya di Indonesia, literer suku Polahi sangat minim. Ini karena sikap tertutup yang mereka tunjukkan sejak dulu. Konon, Polahi takut jika bertemu dengan orang lain.

Beberapa puluh tahun lalu, keberadaan Polahi masih merupakan cerita mistis yang penuh misteri. Paling banyak cerita mengenai suku ini datang dari para pencari rotan yang mengambil rotan di Pengunungan Boliyohuto.

Suku Polahi dianggap mempunyai ilmu kesaktian bisa menghilang dari pandangan orang. Mereka dipercaya punya kemampuan berjalan dengan sangat cepat, dan mampu hidup di tengah hutan belantara.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya