Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Pria Hemat Ini Jual Satu "Biji" Buah Zakarnya Rp 400 Juta

Kamis, 7 November 2013

TERNYATA buah yang paling mahal adalah buah zakar. Satu bijinya saja bisa berharga ratusan juta rupiah. Wow!

Mahalnya buah yang satu ini dibuktikan Mark Parisi (lihat foto), pria asal Las Vegas, AS, yang rela menjual salah satu buah zakarnya itu.

Mark Parisi, yang memproklamasikan diri sebagai orang yang sangat hemat, bersedia menjual salah satu bagian tubuhnya yang paling berharga itu dengan harga 35.000 dollar AS atau hampir Rp 400 juta.

"Apa yang saya lakukan adalah mendonasikan salah satu testis saya, lalu mereka menggantinya dengan testis buatan dan setelah 14 hari tabungan saya bertambah 35.000 dollar," kata Parisi kepada stasiun televisi TLC.

Parisi tidak menyebutkan apakah setelah satu biji buah zakarnya dikebiri, alat kelaminnya itu masih berfungsi?

Sehari-hari, Parisi bekerja di sebuah kedai kopi dan perusahaan roti papan atas di Las Vegas. Untuk menghemat penghasilannya, dia kerap menjadi kelinci percobaan di berbagai klinik.

Salah satu keuntungan menjadi kelinci percobaan adalah: Parisi mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang membuatnya berhemat hingga 700 dollar AS.

Parisi memperkirakan menjadi kelinci percobaan medis selama dua tahun terakhir membuatnya berhemat hingga 150.000 dollar AS. Salah satu percobaan yang diikutinya adalah studi tentang virus ebola yang memberinya uang 5.000 dollar setiap pekan.

Gilanya, menjual testis bukan hal paling ekstrem yang dilakukan Mark Parisi. Dia mengatakan sudah mendaftarkan diri menjadi sukarelawan sebuah percobaan yang melibatkan penghentian kerja jantung.

"Mereka akan menghentikan jantung saya selama satu menit, namun saya masih bisa bernapas," kata Parisi kepada harian Las Vegas Review-Journal.

Percobaan medis selama 14 hari itu akan menambah tebal kocek Parisi dengan uang sebesar 25.000 dollar AS. Dengan catatan, jantungnya kembali berdetak setelah dihentikan selama satu menit.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya