Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Lukisan Alam Lexiaguo

Tanah Pertanian yang Merekah Indah Mempelangi

Jumat, 8 November 2013

LEXIAGUO adalah wilayah di Cina Selatan yang banyak dikunjungi wisatawan. Berada di daerah Kumning, wisata di Lexiaguo hanya mengandalkan lahan pertanian milik penduduk. Meskipun hanya lahan pertanian, namun mampu menyedot perhatian wisatawan dari mancanegara.

Lahan pertanian di Lexiaguo menyerupai lukisan, sangat hidup dan berwarna-warni. Seperti dilansir laman Atlas Obscura, pertanian di Lexiaguo yang berada di dataran tinggi, sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut (dpl), tidak berbeda dengan lahan pertanian umumnya. Suasana pedesaan sangat terasa di wilayah ini, sejuk, tenang, dan damai.

Lexiaguo berbeda karena petak-petak bertingkat di lahan pertanian ini menghasilkan warna-warna berbeda. Hijau, kuning, dan merah muda saling berdampingan. Paling dominan dan mencolok adalah warna merah. Tak heran Lexiaguo sering disebut sebagai Red Land.

Namun, keajaiban itu tak tersedia setiap hari. Warna-warni pelangi hanya muncul selama masa panen penduduk. Sebab, ia dihasilkan dari fenomena warna tanah. Variasi warna terjadi karena besi yang teroksidasi dan adanya mineral jenuh dalam tanah.

Bulan November merupakan masa terbaik untuk berkunjung karena di Kunming sedang panen. Tiap jengkal tanah yang mereka manfaatkan, memancarkan keindahan tersendiri. Bauran warna kentang, gandum, jagung, dan bunga-bunga indah menjadi pemandangan menarik.

Permainan cahaya matahari pun membuat warna-warni tanah terlihat lebih merekah. Keindahan itu berpadu dengan perbukitan yang mengapit lahan Luxiaguo.

Meski Kunming terbilang masih terpencil, sudah mulai banyak agensi wisata yang menawarkan jasa ke Lexiaguo. Di tengah kurangnya infrastruktur dan transportasi, merasakan betapa bersahajanya kehidupan pedesaan menjadi sensasi yang dinantikan para wisatawan.* Ati - kisuta.com 


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya