Ingin Disebut Macho, Pria Turki Pasang Kumis dan Jenggot
TURKI merupakan negara yang unik, karena negara ini merupakan percampuran dua budaya, yaitu timur dan barat. Tak heran jika dari berbagai hal, Turki mempunyai daya tarik, mulai dari kuliner hingga kebiasaan masyarakatnya.
Salah satu kuliner Turki yang telah mendunia, adalah kebab. Makanan ini telah menjadi makanan dunia, karena hampir seluruh dunia mengenal dan mengonsumsinya.
Sementara itu, salah satu tradisi masyarakat Turki yang sampai sekarang masih berkembang, adalah memanjangkan kumis, cambang, dan jenggot di kalangan pria. Tradisi ini didasarkan pada kepercayaan masyarakat Turki bahwa kumis mempunyai peranan penting dalam budaya. Kumis juga menjadi lambang maskulinitas.
Atas dasar kepercayaan itu, pria-pria Turki mempertahankan kumis, cambang, dan jenggot mereka supaya tetap panjang. Supaya dianggap maskulin, mareka tidak tertarik mengikuti fashion yang menampilkan pria-pria dengan wajah klimis dan licin, tanpa ada janggut, cambang, dan kumis.
Dikutip Wall Street Journal, karena kepercayaan tersebut, pria Turki bisa menyulap penampilan menjadi lebih gagah hanya dengan menjalani implan kumis atau jenggot. Di Turki memang banyak klinik yang memiliki jasa pemasangan implan kumis dan jenggot.
Bagi mereka yang ingin mempunya kumis atau jenggot, prosedur implan sangat sederhana. Paramedis akan memindahkan atau mengekstraksi folikel rambut dari daerah yang penuh rambut ke bagian kumis atau jenggot tumbuh.
Sama seperti wanita yang membawa contoh rambut yang ingin ditiru, pria juga diminta menunjukkan foto gaya favorit mereka. Para dokter dan petugas juga siap dengan saran profesional untuk memilih bentuk kumis dan jenggot yang paling sesuai dengan bentuk wajah pasien. Tertarik?* Ati - kisuta.com


