Aksi Wanita Pencabul Bocah Lelaki
KASUS perkosaan ataupun pencabulan mengalami peningkatan yang sangat pesat, baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Pencabulan bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan pelaku maupun korbannya pun bisa siapa saja.
Selama ini pelaku pencabulan "biasanya" laki-laki dan korbannya kebanyakan kaum hawa. Namun yang terjadi kali ini mulai ada "penyimpangan". Pelaku pencabulannya seorang wanita, sementara korbannya bocah-bocah lelaki.
Seperti dikabarkan Merdeka.com, Sabtu (16/11), seorang wanita, sebut saja dengan nama singkatnya Mus (34), warga Jalan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur mencabuli sejumlah pelajar saat sedang bermain di sebuah warnet Jalan Gembili Nomor 30, Surabaya. Sebelum dicabuli, para korban sempat diajak menonton video porno dari internet.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Suratmi didampingi Kasubbag Humas Kompol Suparti, Sabtu (16/11) menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, Mus mendekati para korbannya yang tengah nongkrong di sebuah warnet. Saat suasana sepi, ibu dua anak itu langsung meraba-raba kemaluan korban.
Suratmi menyebutkan, Mus mencabuli murid SD berinisial AN (14) dan RV (14) karena memergoki dirinya sedang menggerayangi pelajar lain yang tengah bermain di warnet di mana kedua korban berada.
"Karena korbannya takut, tangan tersangka langsung ditepis korban dan berlari meninggalkan tersangka," terang Suratmi.
Mus menyadari aksinya itu diketahui AN dan RV, tersangka lalu memberi 'jatah' kepada keduanya agar tidak melaporkan perbuatannya. Akan tetapi, kedua korban merasa takut dan pergi meninggalkan pelaku, namun tangan Mus sempat menggerayangi siswa SD tersebut.
Wanita pencabul bocah SD itu akhirnya dibekuk polisi. Di hadapan penyidik, dia mengaku nekad beraksi karena sering bertengkar dan dimarahi suaminya.
"Saya sering dimarahi suami. Memang, sudah berulang kali saya melakukan (mengoral pelajar) itu," jawab ibu dua anak berambut lurus itu saat diperiksa di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (16/11).* das - kisuta.com


