Kisah Cinta Pendeta dan Biduan, Terukir Indah di Dinding Makam
SEBUAH kisah cinta berusia 4.400 tahun telah ditemukan di tanah pemakaman Mesir kuno di Saqqara. Para arkeolog menggali sebuah makam pasangan suami-istri dan anak-anaknya yang terungkap dalam lukisan relief yang menggambarkan adegan cinta.
Makam tersebut milik seorang penyanyi yang bekerja untuk Firaun, bernama Kahai, dan istrinya seorang pendeta yang bernama Meretites. Lukisan berwarna yang sangat jarang ini diperkirakan sezaman dengan saat piramida besar sedang dibangun di Mesir.
Lukisan itu memperlihatkan adegan suami-istri yang saling menatap penuh cinta, sementara Meretites menempatkan tangannya di atas bahu kanan suaminya. Hanya segelintir lukisan yang menunjukkan pelukan sayang seperti ini yang masih ada dari Kerajaan Lama (2649 SM hingga 2150 SM).
Dalam adegan ini, Kahai mengenakan kulit macan tutul dan memegang tongkat, yang berfungsi sebagai simbol kekuasaan. Meretites mengenakan, gaun ketat panjang dan bagian bahunya tersingkap memperlihatkan payudara.
Makam ini pertama kali ditemukan pada tahun 1966 dan dipublikasikan dalam sebuah buku pada tahun 1971, dalam warna hitam-putih. Pada saat penemuan, jasad mumi juga ditemukan, namun belum diketahui secara pasti apakah anggota keluarga tersebut.
Gambar ini, kini dipertunjukan dalam warna yang luar biasa oleh Australia Center for Egyptology dari Universitas Macquarie.
Miral Lashien, seorang peneliti di Universitas Macquarie kepada LiveScience mengatakan bahwa makam Kahai adalah sebuah contoh pentingnya perempuan.* Aya - kisuta.com


