Ditolong, Pemuda Nganjuk Ini Malah Perkosa Putri Penolongnya
IBARAT menolong anjing kejepit, sudah ditolong malah menggigit. Begitulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan perilaku seorang remaja asal Nganjuk, Jawa Timur yang nekad memperkosa gadis cilik dari pria yang menolongnya dengan memberinya tempat tinggal di rumahnya.
Tole, sebut saja begitu remaja pria itu, datang ke Jakarta tanpa mempunyai sanak saudara yang dituju. Untuk menyambung hidup, Tole yang masih berusia 16 tahun, menjadi tukang parkir serabutan di kawasan Jakarta Timur. Penghasilannya sebagai tukang parkir sangat pas-pasan. Jangankan untuk ngontrak kamar, untuk makan pun terkadang kurang.
Beruntung Tole mempunyai teman yang bersimpati dengan nasibnya yang tinggal sebatang kara di Jakarta. Berniat untuk menolong, teman Tole mengizinkannya tinggal menumpang di rumahnya di kawasan Kramat Jati.
Bukannya bersyukur dan berterima kasih karena diperbolehkan numpang tinggal, Tole justru membalas kebaikan temannya dengan perbuatan keji. Baru dua hari numpang di rumah temannya, Tole justru berusaha memperkosa putri temannya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
"Baru dua hari nginap, Tole berusaha memperkosa anak kandung yang memberi tempat tinggal," ujar Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Sri Bhayakari, kepada detikcom, Sabtu , 7 Desember 2013.
Tole melancarkan aksi bejad pada Kamis malam, 5 Desember 2013. Kepada polisi, Tole mengaku bernafsu saat melihat korban sedang tidur. Tole kemudian menyuruh korban bangun, "Ayo jemput bapak kamu, sudah malam ini." Namun korban menolak ajakan tersebut.
Korban yang kesal karena tiba-tiba dibangunkan, menolak ajakan Tole. Mendapati penolakan itu, Tole yang kesal langsung menampar, menendang, dan menginjak korban. Setelah itu Tole mengambil pisau dan mengancam korban sambil dibawa ke kebun di belakang rumah. Saat Tole berusaha menyetubuhi korbannya, ada seorang warga menggunakan motor lewat di sekitar lokasi.
“Tole reflek menundukkan kepalanya supaya tidak terlihat. Saat itulah, korban menggunakan kesempatan untuk melarikan diri sambil berteriak dan memberhentikan warga yang mengendari motor,” ujar Sri.
Wanita yang mengendarai motor langsung menolong korban dan memanggil warga lainnya. Sedangkan Tole berusaha melarikan diri dari amukan warga.
"Oleh warga, korban lantas dibawa ke rumah mereka lalu dimandikan dan diberi pakaian. Sementara suami wanita yang menolong korban, langsung mengejar pelaku," tambah Sri.
Sebagian warga mencoba menelpon orangtua korban. Ayah korban yang menerima informasi percobaan perkosaan terhadap anaknya, langsung meluncur ke rumah tetangga yang menolong anaknya. Bukan main terkejutnya sang ayah, saat mengetahui pelaku percobaan perkosaan itu adalah temannya yang ditolong dan diberikan tumpangan di rumahnya.
Tole yang berhasil ditangkap warga, tak bisa menghindari bogem mentah yang dilayangkan warga. Dengan wajah babak belur, Tole kemudian dibawa ke Polsek Kramat Jati.* das - kisuta.com


