Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Terblokir Meski Ganti Kartu SIM

Ponsel Curian Diblokir, Pencuri pun Gigit Jari

Kamis, 12 Desember 2013

KASUS pencurian telepon seluler (ponsel) tak hanya membuat pemilik ponsel rugi kehilangan ponselnya, tapi juga rugi karena kehilangan data yang ada di dalam ponsel. Tak heran jika pencurian telepon membuat resah banyak pengguna.

Baru-baru ini kabar gembira datang dari tiga operator ponsel, yaitu Vodafone, Telecom, dan 2 Degrees. Untuk mengatasi aksi pencurian polsel, ketiga operator tersebut sepakat memblokir ponsel curian, sehingga pelaku pencurian tidak bisa menggunakan ataupun menjual kembali ponsel curian.

Dilansir dari dreamersradio.com, pemblokiran dilakukan melalui kode identifikasi unik atau IMEI yang telah terdaftar. Dalam daftar hitam ponsel curian yang digunakan tiga operator tersebut, digunakan sistem database yang diselenggarakan GSM Association (GSMA) atau badan internasional yang mewakili industri mobile dan dikelola oleh New Zealand Telecommunications Forum.

Setelah masuk daftar hitam, ponsel atau perangkat mobile curian tidak dapat menggunakan jaringan seluler ataupun internet dari tiga operator besar di Selandia Baru tersebut. Bahkan, ponsel tetap terblokir sekalipun berganti kartu SIM.

CEO New Zealand Telecommunications Forum, David Stone mengatakan, langkah ini merupakan contoh kolaborasi lintas industri yang menguntungkan pelanggan dan masyarakat. “Bagi banyak orang, ponsel bukan sekadar ponsel. Ponsel adalah kamera, jam tangan, buku harian, ensiklopedia, peta, dan pengaturan lainnya,” terang Stone.

Karena itulah ia memperingatkan kepada masyarakat setempat untuk berhati-hati dalam membeli ponsel atau perangkat mobile lainnya dari penjual yang tidak jelas. Karena bukan tidak mungkin pembeli akan mendapatkan produk yang telah terblokir.

Langkah yang diambil Vodafone, Telecom, dan 2 Degrees mendapat sambutan positif dari Kepolisian Selandia Baru. Seperti disampaikan Inspektur Steve Christian, National Manager Mobility di Kepolisian Selandia Baru, “Kepolisian menyambut baik sistem database tersebut. Kepolisian sangat senang perusahaan telekomunikasi bergabung bersama-sama membuat perangkat curian menjadi tidak bernilai.” * Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya