Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Idiiih...

Pose dan Posisi Patung Pilot Belanda di Pemakaman Kembang Kuning Berubah Sendiri

Kamis, 12 Desember 2013

DI Kompleks Pemakaman Kristen Kembang Kuning, Surabaya ada satu makam yang sangat mencolok. Bukan karena bentuknya yang membuat makam ini berbeda, tetapi karena keberadaan patung di atas makam.

Masyarakat di sekitar pemakaman sudah sangat mengenal makam tersebut, yaitu makam Alfred Emile Rambaldo, seorang penerbang pertama dari Angkatan Laut Belanda. Rambaldo yang lahir di Rembang, Pasuruan dan tewas di Blora, Jawa Tengah tahun 1911 itu, diyakini sebagai perwira Angkatan Laut Belanda yang pertama menerbangkan balon udara.

Baru-baru ini, makam Rambaldo kembali menjadi pembicaraan. Pasalnya, patung sang pilot dalam posisi duduk merenung itu, dikatakan telah berganti posisi dan pose. Informasi tersebut disampaikan salah seorang petugas kebersihan pemakaman, Supardi.

"Silahkan percaya atau tidak. Tapi saya tidak bohong, bahwa patung itu posisinya berbeda dengan sekarang," ujar Supardi kepada detikcom, Kamis, 12 Desember 2013.

Kepada detikcom, Supardi yang sudah menjadi petugas kebersihan di pemakaman itu sejak tahun 1976 menuturkan, awalnya pose patung itu tangan kanannya bertopang dagu dan kaki kanannya bersilang di atas kaki kirinya (lihat gambar).

Supardi tidak mengetahui persis kapan pose patung tersebut berubah dan kapan posisi patung juga ikut bergeser. "Saya juga heran kok bisa berubah," ujar Supardi yang mengetahui persis pose dan posisi patung karena sejak tahun 1976 selalu membersihkan komplek pemakaman.

Ketika ditanyakan kemungkinan patung tersebut direnovasi, Supardi mengatakan, "Misalnya kalau direnovasi, pasti terdengar atau terlihat orang bekerja." Selama ini Supardi tidak pernah melihat ada proyek renovasi terhadap makam dan patung itu.

Selain dirinya, lanjut Supardi, ada seorang pria dari Jakarta yang sempat memotret patung Rambaldo sebelum berubah posisi dan pose. "Namanya Yakub, bekerja di Pertamina, Jagir, tapi sudah pindah ke Jakarta pada tahun 1970-an," katanya.

Selain posisi dan pose patung yang berubah, warna cat patung pun berubah. Pada masa lalu patung berwarna hijau, namun kemudian menjadi putih. "Saya tidak tahu lagi kok kemudian menjadi putih warnanya," ujar Supardi.

Sementara itu, sejarah makam dan patung Rambaldo tidak banyak diketahui oleh pengelola makam, termasuk Kepala Cabang Pemakaman Kembang Kuning, "Saya nggak tahu. Saya baru dua tahun tugas di sini," jawabnya.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya