Krokodil, Narkoba Rusia yang Bisa Membuat Penggunanya Menjadi Zombie
MENDENGAR kata “krokodil” , Anda mungkin mengaitkannya dengan “crocodile” dalam bahasa Inggris yang berarti buaya. “Krokodil” memang mempunyai arti buaya, tetapi dalam bahasa Rusia.
“Krokodil” saat ini tak hanya digunakan untuk menyebut hewan buas, buaya saja. Di dunia narkoba, “krokodil” digunakan untuk menyebut narkoba baru jenis narkotika yang membuat heboh Amerika Serikat.
“Krokodil” atau “moonshine” atau “cannibal heroin” saat ini sedang menjadi ancaman bagi pemerintah Amerika Serikat karena mengintai kaum mudanya. Bukan hanya namanya yang seram, namun narkotika jenis ini memang sangat berbahaya, bisa “memakan” pecandunya karena kemampuannya menghancurkan daging manusia.
Apa sebenarnya “krokodil” hingga pemerintah Amerika Serikat begitu was-was. “Krokodil” merupakan campuran ‘koktail’ beracun dari kodein, gasoline, thinner car, hydrochloric acid, dan fosfor merah. Cara mengonsumsinya dengan disuntik. Sebelum digunakan, obat yang secara medis disebut desomorphine ini dimasak selama 30 menit.
“Krokodil” disebut juga “cannibal heroin” karena narkoba yang berasal dari Rusia ini menggerogoti tubuh penggunanya dari dalam hingga seperti zombie. Narkoba ini dinilai mirip dengan heroin, namun harganya lebih murah dibanding heroin, sehingga penggunanya terus bertambah.
“Krokodil” sebenarnya obat baru bermutu rendah, namun kandungannya merupakan sama atau serupa dengan derivasi narkotika sintetik lain yang telah ada seperti codeine. Penggunaan jangka pendek, “Krokodil” bisa membuat pengguna mengalami kerusakan saraf, otot, kelenjar tiroid, kerusakan tulang rawan, dan tulang keras.
Pemakaian dalam jangka panjang bisa mengakibatkan infeksi akut di hati, otak, tulang belakang, dan paru-paru. Kerusakan secara fisik dapat terlihat dengan adanya necrosis, dimana kulit menjadi berubah menjadi hijau tua dan kadang berlubang mirip seperti zombie, terutama di tempat obat disuntikkan.
Di Rusia, setidaknya ada sekitar 30.000 orang meninggal setiap tahun akibat Krokodil. Diperkirakan, seperempat juta orang Rusia sudah kecanduan Krokodil. Penyebaran narkoba jenis ini biasanya di kalangan anak muda. Mereka yang berusaha berhenti pun tak bisa lepas dari efeknya.
Selain beberapa negara di Eropa, Krokodil diperkirakan juga sudah masuk ke negara Amerika Serikat, dan tidak tertutup kemungkinan narkoba jenis ini juga akan menyebar ke negara lain jika tidak ada langkah pencegahan.* Ati - kisuta.com


