Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik

Menyimpan 15% Minyak Bumi, Kutub Utara Kini Jadi Rebutan

Sabtu, 14 Desember 2013

KANADA telah membuat klaim atas Kutub Utara dalam upaya untuk menegaskan kedaulatan di Kutub Utara yang kaya sumber alam.

Pekan lalu, negara itu menetapkan untuk memperpanjang batas-batas dasar lautnya di Samudera Atlantik, termasuk perpanjangan ke dasar laut Kutub Utara meliputi sekitar 1,7 juta km persegi.

Kanada mengajukan pengajuan awal pekan lalu berdasarkan aturan yang ditetapkan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut, yang mengatur hukum internasional untuk lautan.

Jika berhasil, negara ini akan memiliki hak menguasai sumber daya daerah kutub, yang diperkirakan mengandung 30 persen gas alam yang belum ditemukan di dunia dan 15 persen dari minyak bumi.

Sementara Menteri Luar Negeri Kanada, John Baird mengumumkan bahwa klaim akhir negara itu akan mencakup Kutub Utara, namun ia menambahkan bukti ilmiah untuk mendukung klaim tersebut belum disiapkan.

"Untuk alasan apapun, para ilmuwan dan pesawat harus menghentikan penelitian ketika mereka sampai ke Kutub," kata Profesor Robert Huebert, seorang ahli Arktik di Universitas Calgary mengatakan kepada MailOnline, Rabu (11/12/2013).

Keputusan Kanada untuk melanjutkan pekerjaan menempatkannya berhadapan dengan Rusia, Denmark, dan Amerika Serikat, yang semuanya telah menyatakan minatnya di Kutub Utara.

Penegasan hak Kanada di Kutub Utara telah menjadi isu domestik populer bagi Perdana Menteri Stephen Harper.

"Kami bertekad untuk memastikan bahwa semua warga Kanada memanfaatkan sumber daya yang luar biasa yang dapat ditemukan di utara Kanada yang jauh," kata Baird.* Aya - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya