Anda Rorombeheun? Ini Cara Mudah Merawat Sendiri Tumit Pecah-pecah
MEMPUNYAI tumit kaki yang kulitnya pecah-pecah, tentulah tidak diinginkan siapa pun. Selain tidak nyaman dipandang, tumit pecah-pecah juga membuat pemiliknya menjadi tidak percaya diri alias tidak pede.
Banyak orang yang mencoba menutupi tumit pecah-pecah atau "rorombeheun" dengan menggunakan sepatu tertutup. Padahal, tumit pecah-pecah harus diatasi lewat perawatan hingga kulitnya kembali menjadi mulus. Tumit pecah-pecah disebabkan kulitnya kering hingga akhirnya pecah-pecah.
Jika Anda menginginkan tumit yang mulus, bisa melakukan perawatan sendiri di rumah. Selain tidak memerlukan waktu lama, cara ini juga bisa menghemat biaya. Ikuti langkah-langkah perawatan berikut ini, supaya tumit Anda halus dan mulus.
Langkah pertama, rendam kaki selama 10 menit dengan lima mangkuk air hangat yang sudah dicampur susu segar tanpa rasa. Jangan gunakan air terlalu panas, karena justru akan membuat kaki menjadi semakin kering. Anda bisa menggunakan sabun anti jamur untuk membasmi jamur-jamur yang menempel pada kulit kaki.
Setelah direndam, keringkan kaki dengan handuk. Kemudin pijat menggunakan scrub yang Anda buat sendiri dengan mencampurkan 4 sendok makan garam atau gula ke dalam ½ mangkuk minyak (bisa baby oil, sweet almond oil, olive oil atau minyak kelapa/minyak sayur). Pijat dengan gerakan memutar sampai ke telapak kaki Anda.
Selesai dipijat, gosok telapak kaki dengan bantuan batu apung untuk menghilangkan kulit-kulit kering yang sudah mengeras. Setelah itu bilas kaki dan keringkan.
Langkah terakhir, sebelum tidur oleskan krim yang mengandung asam salisilat ke kaki Anda. Krim ini membantu mengelupaskan sel-sel kulit mati pada kulit kaki Anda. Setelah itu gunakan lotion pelembab pada kaki Anda. Gunakan lotion pelembab ini secara rutin setelah Anda mandi dan saat malam hari menjelang Anda tidur.
Sementara itu, untuk menghindari kaki menjadi kering, pakailah kaos kaki minimal 4 jam setiap harinya. Tujuannya supaya kaki selalu lembab dan terhindar dari kekeringan.
Selain itu, Anda juga harus menghindari hal-hal yang bisa memicu tumit menjadi kering dan pecah-pecah. Di antaranya membiarkan kaki terbuka tanpa pelindung saat berada di luar rumah. Terlalu sering menggunakan alas kaki yang terbuka di bagian tumitnya, juga bisa menyebabkan kulit kaki menjadi kering. Kurang mengonsumsi air putih juga bisa menyebabkan kulit kaki kering.
Bagi Anda yang mengidap penyakit diabetes, sebaiknya tidak melakukan perawatan sendiri, karena dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi pada kaki. Sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter.* Ati - kisuta.com


