Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan
Mengandung Janin Batu

Nenek 82 Tahun Ini Hamil Selama 40 Tahun

Senin, 16 Desember 2013

JANIN berusia 40 tahun ditemukan dalam tubuh seorang nenek berusia 82 tahun di Bogota, Kolombia. Janin yang dikenal dengan istilah janin batu atau litopedion ini, semula dikira batu empedu.

Dilansir dari Daily Mail, keberadaan janin berusia 40 tahun ini berawal dari rasa nyeri yang diderita oleh sang nenek yang namanya tidak disebutkan. Oleh dokter disarankan untuk dilakukan scan, untuk mengetahui penyebab nyeri tersebut.

Hasil scan sangat mengejutkan, karena ternyata sang nenek “mengandung” janin batu yang berkembang di luar rahim. Janin yang sebagian besar jaringannya sudah mati itu, akan dikeluarkan dari tubuh perempuan tua itu lewat jalan operasi.

Dr. Kemer Ramirez dari Rumah Sakit Tunjuelito Bogota yang menangani kasus langka tersebut mengatakan, ketika dokter memeriksa perempuan tua tersebut, memang terlihat ada “sesuatu” yang tidak normal di perutnya. Awalnya “sesuatu” itu diduga batu empedu.

Hasil USG tidak menunjukkan apapun. Baru saat menggunakan radiografi, terdeteksi adanya tumor di rongga perut si nenek. Ia menjelaskan bagian perut tersebut bukanlah tempat yang tepat untuk perkembangan janin, sehingga terjadi kasus tersebut.

“Hal ini terjadi karena janin tidak berkembang di dalam rahim karena berada di tempat lain,” ungkap Dr. Ramirez.

Karena berada di dalam rongga perut, maka tidak ada jalan keluar, sementara bayi sudah terlalu besar untuk diserap kembali oleh tubuh. Akhirnya terjadi apa yang dinamakan dalam medis sebagai kalsifikasi atau pembatuan di bagian luarnya dan melindungi tubuh ibu dari jaringan bayi yang sudah mati. Klasifikasi tersebut mencegah terjadinya infeksi.

Kasus janin batu memang sangat jarang terjadi, hingga puluhan tahun baru beberapa kali terjadi. Orang yang pertama kali dilaporkan memiliki kasus semacam ini adalah Madame Colombe Chatri, seorang wanita Prancis berusia 68 tahun.

Pada tahun 2009, seorang wanita Cina berusia 92 tahun juga dilaporkan memiliki kasus serupa. Janin batu berusia 60 tahun bersemayam dalam tubuhnya. Kasus ini ditengarai sebagai kasus litopedion tertua.* Ati - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya