Dukun Cabul dari Lembang, Intimi Pasien untuk Membuka Aura dan Tangkal Santet
BERITA panas ini datang dari kota dingin Lembang. Mantan pemandu acara sebuah stasiun televisi beralih profesi jadi dukun cabul. Pria berinitial HMA ini melakukan pencabulan dengan kedok praktek pengobatan alternatif untuk membuka aura dan menyembuhkan penyakit non medis. Namun pada prakteknya, HMA memaksa para pasiennya untuk berhubungan intim.
Dikabarkan Pikiran Rakyat Online, Senin (16/12/13), kasus ini terungkap setelah korban berinisial N (21) melaporkan HMA, karena dianggap melakukan perzinahan. "Mendapat laporan ini kami langsung menangkap tersangka di kediamannya di Desa Cikole," kata Kapolsek Lembang, Santiaji Kartasasmita.
Diungkapkan Santiaji, hubungan badan dilakukan dengan dalih sebagai bagian ritual pengobatan agar ilmu pelet atau santet yang dilakukan orang lain bisa hilang. Jika tidak mau diajak berhubungan badan, pelaku seringkali mengancam korbannya. "Ancaman itu, seperti rumah tangga pasiennya akan hancur, anak-anaknya bakal sakit, hidupnya tidak sukses, susah mencari rejeki, seperti itu," katanya.
Sejauh ini, kata Santiaji, korban yang sudah melaporkan tingkah pelaku sudah ada tiga orang. Mereka masih dari kalangan warga biasa. Beberapa pelapor sebelumnya menyebutkan, korban ada yang berasal dari kalangan artis. "Pelaku melakukan prakteknya dari tahun 2012," katanya.
HMA ditangkap bersama barang bukti berupa buku dan kitab, kondom, kasur, dan air dalam kemasan.
Sementara itu, HMA mengakui kepada wartawan bila beberapa pasien perempuannya ada yang disetubuhi. Bahkan, air maninya sampai dibalurkan ke kulit korban dengan dalih penyembuhan penyakit saat praktek pencabulan berlangsung. "Saat itu saya sedang gelap, sehingga tidak ingat apa-apa," katanya.
Korban sekaligus pelapor, N mengatakan, awalnya saat sedang pengobatan, dia disetrum dan diguna-gunai oleh pelaku. Kemudian dia diajak ke kamar mandi.
Awalnya N sempat menolak, tapi lama kelamaan dia mengaku seperti yang tidak sadarkan diri dan menurut saja kepada pelaku. N saat itu mengingat, pelaku mengatakan, ritual hubungan intim merupakan salah satu cara agar penyakitnya dan keluarganya bisa sembuh.
Merasa dibohongi, dia mengadukannya kepada keluarga. Kemudian setelah mendapatkan izin dari suami, dia melapor ke polisi. Diakuinya, ada beberapa temannya dari Jakarta yang juga menjadi korban guna-guna pelaku. Bahkan, dia mengatakan, kakaknya sendiri pun juga pernah disetubuhi oleh pelaku yang ia kenal pernah tampil di acara TV ini.
"Tadi, pelaku mengaku jika korbannya hanya dua. Padahal, yang saya tahu korbannya banyak. Bahkan dari kalangan artis juga," ujarnya.* das - kisuta.com


