“Cairan Setan”, Modus Baru Curi Motor
MODUS pencurian kendaraan bermotor roda dua semakin canggih. Kalau dulu pencuri masih menggunakan kunci leter T, kini mereka sudah meninggalkan cara jadul itu. Saat ini berkembang modus baru, untuk membobol motor korbannya, pencuri menggunakan cairan kimia untuk merusak lubang kunci motor.
Di kalangan “pemetik” (pencuri) motor, cairan ini memang sedang tenar dan dinamakan “cairan setan”. Mendengar namanya, memang serem. Cairan ini adalah hasil racikan dari sejumlah bahan kimia yang bisa membuat baja, besi atau alumunium pada kunci motor menjadi terkorosi. Bila terkena cairan ini, dalam waktu singkat lubang kunci akan terkikis, sehingga lubang kunci motor atau kunci pengamanan pada kendaraan akan mudah dibuka.
Para pencuri menyukai modus ini, selain tidak menimbulkan kecurigaan, juga melakukannya sangat mudah. Cukup memasukkan “cairan setan” dengan menggunakan jarum suntik, maka lubang kunci motor akan rusak dengan sendirinya. Tidak seperti menggunakan kunci leter T yang membutuhkan tenaga besar untuk merusak kunci motor. Menggunakan “cairan setan” juga tidak menimbulkan kecurigaan, karena pencuri tetap menggunakan kunci biasa.
Kepolisian Sawah Besar, Jakarta Pusat, 18 Desember 2013, menangkap lima pencuri motor yang beraksi dengan menggunakan “cairan setan”. Mereka berasal dari kelompok Cengkareng yang mencuri motor disertai kekerasan.
Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar, Iptu Reza Fahlevi meminta kepada masyarakat untuk menambahkan kunci rahasia pada kendaraannya.* das – kisuta.com


