Sebatang Rokok Mampu Membatalkan Aksi Bunuh Diri
SEBATANG rokok berhasil menyelamatkan nyawa seorang lelaki yang mencoba bunuh diri. Lelaki nekad itu akan melompat dari lantai 3 di sebuah lokasi keramaian. Berbagai upaya penyelamatan untuk mencegah aksi bunuh diri itu nyaris gagal.
Namun, di saat hampir putus asa membujuknya, tiba-tiba ada yang iseng menawari sebatang rokok kepada lelaki nekad itu. Tanpa diduga, lelaki itu menyambutnya dengan tersenyum lalu turun tak jadi bunuh diri.
Dikabarkan Merdeka.com, lelaki diperkirakan berusia 30 tahun itu mencoba bunuh diri dengan cara naik ke atas gedung lantai 3 di Jeulingke, Banda Aceh. Aksi nekad lelaki itu membuat warga yang melihat di sekitar itu heboh. Apalagi kawasan itu merupakan lokasi keramaian karena lokasi kampus STAIN Nusantara.
Aksi nekad lelaki yang diketahui mengalami gangguan jiwa itu membuat sejumlah mahasiswa dan warga sekitar berkerumun menyaksikannya. Saat itu, lelaki tersebut duduk di ujung atas atap toko dan siap meloncat ke bawah.
"Ya kami kaget, sebelumnya kami gak tau kalau dia itu gila, pas dekat baru tau," kata Arman, saksi mata di lokasi kejadian, Sabtu (21/12/13).
Warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran di Pango, Banda Aceh. Dua unit armada pemadam kebakaran diturunkan untuk melakukan evakuasi.
Mulanya, petugas mencoba membujuknya namun gagal. Lelaki berambut gondrong memakai jepit di rambutnya itu hanya senyum saja tanpa menggubrisnya.
Namun, ketika salah seorang warga mencoba cara lain dengan menyodorkan sebatang rokok, ternyata berhasil. Lelaki yang diduga patah hati tersebut tertarik dengan tawaran tersebut. Ia pun bergegas turun mengambil rokok yang disodorkan itu.
Petugas yang ada di lokasi tidak mau mengambil risiko dan sekejap langsung menangkap si pemuda tidak waras tersebut. Petugas pemadam kebakaran, Gegana dan para relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Banda Aceh mengajak pemuda itu berbicara untuk mengetahui alamat dan keluarganya. Ia diberikan rokok dan sarapan.
"Karena tidak mengetahui identitas, kita telpon Satpol PP untuk dibawa ke rumah sakit jiwa sebelum dijemput keluarganya," kata Alta, salah seorang relawan RAPI.* das - kisuta.com


